
Panduan
Kyusuikei adalah lembah yang terletak di aliran Sungai Kusu dan Sungai Naruko di Kota Konohe, Distrik Kusu, Prefektur Oita. Di sepanjang sekitar 2 km di kedua sisi Sungai Kusu, terdapat tebing curam yang memukau dengan hutan primer yang terdiri dari pohon cemara, pohon katsura, dan jenis pohon lainnya. Salah satu ciri khas geografi di sini adalah jalanan yang disebut 'Jusanmagari' (Tiga Belas Tikungan), di mana jalanan berkelok-kelok tajam menciptakan pemandangan yang sangat unik dan dramatis. Area ini menawarkan ekspresi alam yang berbeda di setiap musim, mulai dari kesegaran hijau di musim semi, hijaunya hutan di musim panas, hingga warna-warni musim gugur yang memukau.
Wilayah ini telah lama dikenal sebagai area yang diberkati oleh lingkungan alam yang kaya. Lembah dalam yang terbentuk oleh aliran Sungai Kusu telah dijaga sebagai tempat yang menunjukkan keindahan bentuk alam. Di sekitar area ini, terdapat juga budaya menikmati alam bersama dengan sumber air panas, seperti yang terlihat pada keberadaan fasilitas 'Kyusuikei Onsen'. Selain itu, pengembangan fasilitas wisata modern seperti Jembatan Gantung Kono-e 'Yume' memastikan bahwa nilai keindahan alam tetap terjaga sambil memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk berinteraksi dengan alam secara langsung.

Daya tarik utama Kyusuikei adalah kontras antara tebing vertal yang curam dengan aliran sungai yang jernih di bawahnya. Perubahan vegetasi musiman adalah hal yang paling menonjol; pemandangan akan berubah drastis antara hijau segar di musim semi, hijau pekat di musim panas, dan warna merah-jingga yang menyala di musim gugur. Selain itu, terdapat pemandangan air terjun yang memberikan energi alami bagi pengunjung. Salah satu titik pandang terbaik adalah dari Jembatan Gantung Kono-e 'Yume', yang merupakan salah salah satu jembatan gantung pejalan kaki tertinggi di Jepang, di mana Anda dapat melihat seluruh bentang alam lembah yang dinamis dari ketinggian.
Meskipun Kyusuikei memiliki pesona di setiap musim, waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara akhir Oktober hingga awal November saat musim gugur. Pada periode ini, pegunungan di sekitarnya akan berubah warna menjadi merah, oranye, dan kuning, menciptakan lanskap yang sangat fotogenik. Selain itu, awal musim panas juga sangat menyenangkan untuk menikmati kesegaran alam. Untuk mendapatkan pemandangan terbaik, disarankan datang pada siang hari saat cahaya matahari cukup terang untuk memperlihatkan detail aliran sungai dan air terjun secara jelas.

Anda dapat menikmati jalan santai sambil mengagumi pemandangan alam atau berdiri di atas jembatan gantung untuk merasakan sensasi ketinggian yang mendebarkan. Menyeberangi Jembatan Gantung Kono-e 'Yume' akan memberikan pengalaman visual yang luar tidak terlupakan. Setelah lelah berjalan-jalan, Anda juga dapat mengunjungi pemandian air panas (onsen) di sekitar area untuk memulihkan stamina. Suasana yang tenang dan suara alam akan memberikan ketenangan bagi jiwa Anda.
Di sekitar Kyusuikei, terdapat banyak destinasi wisata populer lainnya di Prefektur Oita. Sekitar 10 menit berkendara, Anda bisa mengunjungi Air Terjun Ryumon untuk melihat aliran air yang kuat. Jika berkendara sekitar 42 menit, Anda dapat mencapai tur air panas 'Beppu Jigoku Meguri' di Kota Beppu untuk merasakan budaya onsen yang mendalam. Selain itu, jika Anda menuju ke arah Prefektur Kumamoto, Anda dapat mengakses pemandangan spektakuler dari Gunung Aso (Daikanbo). Menggabungkan kunjungan ke area-area ini akan memberikan pengalaman wisata alam dan budaya onsen yang lengkap di wilayah Oita dan Kumamoto.
Karena merupakan area lembah alam, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu jalan yang nyaman. Meskipun ada jalur yang sudah tertata, harap siapkan pakaian dan alas kaki yang sesuai dengan medan yang mungkin berubah-ubah.