
Panduan
Taman Kyurushima Shi Teien terletak di Kota Kusu, Prefektur Oita, dan merupakan taman yang ditetapkan sebagai pemandangan nasional Jepang. Taman ini merupakan bekas kediaman keluarga Kurushima, para penguasa wilayah tersebut, yang menampilkan teknik pembuatan taman tingkat tinggi dengan memanfaatkan topografi alam. Hamparan rumput yang luas, susunan batu, dan lanskap yang menyatu dengan alam sekitar memberikan rasa ketenangan dan kedalaman sejarah bagi setiap pengunjung. Tempat ini telah lama memikat banyak orang sebagai simbol estetika tradisional Jepang.
Sejarah taman ini sangat erat kait-kaitannya dengan keluarga Kurushima. Secara khusus, taman ini dibangun oleh penguasa ke-8, Michiyoka Kurushima, menjadikannya situs warisan berharga yang menyampaikan gaya hidup dan budaya masa lalu hingga saat ini. Selain fungsinya sebagai taman, tempat ini memiliki nilai budaya tinggi sebagai simbol sejarah lokal dan telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai pemandangan nasional. Wibawa penguasa masa lalu dan pemahaman mendalam terhadap alam telah membentuk lanskap yang indah ini.

Di dalam taman, terdapat berbagai monumen dan prasasti batu yang menunjukkan pentingnya nilai sejarah tempat ini. Ciri khas utamanya adalah hamparan rumput yang terawat rapi serta lanskap indah yang memanfaatkan kontur tanah alami. Perubahan warna alam di setiap musim menjadi salah satu daya tarik terbesar. Selain itu, harmoni antara bangunan bersejarah dengan latar belakang alam yang megah juga menjadi pemandangan yang sangat berharga untuk dinikmati.
Taman ini menawarkan wajah yang berbeda di setiap musim. Waktu yang paling direkomendasikan adalah musim gugur (sekitar Oktober hingga November), di mana pepohonan di sekitarnya berubah warna menjadi merah dan oranye, menyelimuti seluruh taman dengan warna yang cerah. Pemandangan antara pepohonan yang berguguran dengan prasasti batu bersejarah menciptakan suasana yang sangat emosional dan indah. Untuk menikmati ketenangan, Anda bisa berkunjung di siang hari untuk melihat keindahan cahaya matahari pada rumput dan batu, atau di sore hari untuk suasana yang lebih tenang.
Kegiatan utama di sini adalah menikmati keindahan lanskap taman. Jika Anda menggunakan jasa pemandu (guide), Anda dapat mempelajari sejarah dan teknik pembuatan taman secara mendalam. Dengan biaya 3.000 JPY untuk kelompok hingga 10 orang, durasi sekitar 1,5 jam, pemandu akan menjelaskan latar belakang sejarah di sekitar Taman Istana Penguasa, bangunan Suho-ro, dan gerbang Shimizu-mon. Ini adalah kesempatan langka untuk menyentuh sejarah di tengah alam yang asri.
Di sekitar area ini terdapat berbagai tempat bersejarah dan alam yang kaya. Misalnya, Anda dapat mengunjungi situs kastil Sumure untuk berjalan-jalan menikmati pemandangan sejarah. Selain itu, terdapat juga fasilitas seperti Taman Bengo Mori yang memungkinkan Anda melihat bangunan bersejarah. Menggabungkan kunjungan ke tempat-tempat ini akan membuat perjalanan Anda di Kota Kusu menjadi lebih bermakna.
Sangat disarankan untuk memakai sepatu yang nyaman untuk berjalan karena medan taman yang alami. Mohon patuhi aturan berikut: