
Panduan
Kosuge no Sato terletak di Mizuho, Kota Iiyama, Prefektur Nagano. Wilayah ini telah ditetapkan sebagai "Lanskap Budaya Penting" oleh Badan Kebudayaan Jepang, sebuah pengakuan atas keindahan lanskap yang mencerminkan cara hidup masyarakat yang selaras dengan alam. Desa ini berkembang di sekitar jalan setapak lurus yang menuju ke Kuil Kosuge (yang oleh penduduk setempat disebut sebagai "Kaido"). Ciri khas arsitekturnya meliputi rumah-rumah yang disusun secara bertingkat mengikuti kontur tanah serta dinding batu yang terbuat dari batu andesit yang berasal dari Gunung Kosuge. Saat ini, sekitar 60 rumah tangga dengan 153 penduduk masih menjaga kelestarian struktur tradisional ini, termasuk pengelolaan saluran air secara komunal.
Wilayah ini secara historis dikenal dengan nama Kosuge-go atau Kosuge-so, dan pada masa modern dikenal sebagai Desa Kosuge. Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Harta Budaya, lanskap di sini dilindungi, mencakup penggunaan hutan untuk kayu dan pencegahan bencana, penggunaan air melalui kolam penampungan dan saluran air, serta bentuk pemukiman seperti hutan pekarangan dan pagar tanaman. Selain itu, Kuil Kosuge memiliki sejarah panjang sebagai salah satu dari tiga pusat praktik spiritual (Shugendo) di wilayah Hokushin Shinano, menjadikannya pusat kepercayaan masyarakat setempat.

Untuk memahami struktur desa, jalan lurus menuju Kuil Kosuge adalah elemen kunci. Anda dapat melihat bagaimana rumah-rumah disusun secara bertingkat mengikuti perubahan ketinggian, serta penggunaan dinding batu andesit yang menyesuaikan dengan topografi. Selain itu, terdapat sistem penyimpanan air tradisional yang disebut "Kawa" atau "Tane", yang memanfaatkan mata air dari gunung untuk kebutuhan hidup dan pencairan salju. Penggunaan air dari Danau Hokuryu untuk irigasi sawah dan ladang juga menunjukkan harmoni yang erat antara manusia dan air.
Berdasarkan catatan penelitian, waktu terbaik untuk melihat perubahan lanskap yang indah adalah sekitar bulan Mei, saat vegetasi hijau mulai tumbuh subur. Waktu kunjungan yang paling disarankan adalah pada siang hari agar struktur topografi dan saluran air terlihat jelas. Harap diperhatikan bahwa area parkir biasanya ditutup pada pukul 17:00, sehingga disarankan untuk datang lebih awal.

Di dalam desa, pengunjung dapat mengamati bentuk pemukiman tradisional Jepang, seperti sistem "Otema" untuk pemeliharaan saluran air secara gotong royong, struktur dinding batu, dan kolam penampungan air dari mata air. Selain itu, terdapat juga tradasi sejarah seperti ritual "Kosuge no Hashimatsu" yang merupakan bagian penting dari warisan budaya setempat.
Kosuge no Sato terletak di distrik Mizuho, Iiyama. Area ini menyatu dengan wilayah sekitar seperti Kobe, Sekizawa, dan Harita untuk membentuk satu kesatuan "Lanskap Budaya Kosuge no Sato dan Gunung Kosuge". Keberadaan Danau Hokuryu di dekatnya juga menambah kekayaan lingkungan alam di sekitarnya.

Karena medan di dalam desa memiliki kemiringan antara ketinggian 470m hingga 540m dengan adanya dinding batu dan perbedaan ketinggian, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu jalan yang nyaman. Harap perhatikan bahwa parkir ditutup pukul 17:00. Perlu dicatat juga bahwa akses parkir mungkin tidak tersedia selama musim dingin.