
Panduan
Festival Somin-sai yang diadakan di Kuil Kuoshiou, Kota Hanamaki, Prefektur Iwate, adalah perayaan tradisional yang diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 2 Januari. Festival ini dikenal sebagai acara yang melestarikan bentuk kepercayaan kuno Jepang hingga saat ini. Di tengah lingkungan yang keras dengan salju yang turun lebat, para peserta yang mengenakan pakaian tradisional 'shitabi' melakukan penumbukan mochi. Setelah itu, mereka menjalani ritual 'mizukori' (pembersihan diri dengan air dingin) sebelum menuju ke ritual 'hadakamari'. Rangkaian proses ini melambangkan budaya spiritual Jepang yang hidup berdampingan dengan alam.
Somin-sai adalah ritual yang berakar pada kepercayaan primitif Jepang. Sebagai tradisi lokal yang telah diwariskan turun-temurun, para peserta membersihkan diri di tengah dinginnya musim dingin yang ekstrem untuk memanjatkan doa kepada dewa. Melalui ritual ini, ikatan komunitas lokal dan rasa hormat terhadap alam tetap terjaga dengan kuat.
Highlight utama dari festival ini adalah penumbukan mochi di atas salju dan ritual setelahnya. Pemandangan puluhan pria yang mengenakan pakaian tradisional di tengah salju yang turun dengan penuh tenaga adalah momen yang paling ikonik. Setelah pembersihan diri dengan air, ritual 'Hadakamari' dan perebutan 'Somin-bukuro' yang penuh semangat akan menciptakan suasana yang sangat dinamis dan memukau bagi para penonton. Kontras antara ketenangan kuil yang tertutup salju dengan energi yang meluap-luap dari festival ini adalah ciri khasnya.
Karena festival ini diadakan setiap tanggal 2 Januari, waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada awal bulan Januari. Saat festival berlangsung, pemandangan sekitar biasanya akan tertutup salju putih yang indah. Sangat disarankan untuk mengamati seluruh rangkaian proses, mulai dari penumbukan mochi hingga perebutan Somin-bukuro, untuk memahami makna mendalam dari tradisi ini.
Sebagai pengunjung, Anda dapat merasakan energi luar biasa dari festival tradisional Jepang. Terutama saat penumbukan mochi di tengah salju dan perebutan kantong Somin-bukuro, Anda akan menyaksikan pengalaman budaya yang sangat dinamis. Namun, harap diingat bahwa ini adalah ritual sakral, sehingga pengunjung diharapkan untuk mengamati dengan penuh rasa hormat.
Di sekitar Kota Hanamaki, Iwate, terdapat banyak kuil bersejarah lainnya dan pemandangan alam yang indah. Karena wilayah Iwate sangat bersalju di musim dingin, sangat penting untuk mempersiapkan diri terhadap kondisi cuaca dan transportasi lokal sebelum bepergian.