
Panduan
Oniwa Park terletak di wilayah Mitake, Distrik Kani, hingga Mizunami, Prefektur Gifu, dan merupakan bagian dari Taman Nasional Hida Kisogawa. Ciri khas utama tempat ini adalah keberadaan bebatuan granit raksasa dan batu-batu unik yang terbentuk melalui proses erosi selama jut-jut tahun. Batuan ini telah ditetapkan sebagai Tempat Indah Nasional dan Monumen Alam, menciptakan lanskap yang luar biasa. Di dalam taman, Anda dapat menikmati harmoni antara topografi dekat hulu Sungai Kani dengan vegetasi lokal seperti bunga azalea dan pohon maple.
Nama 'Oniwa' (Batu Iblis) memiliki legenda kuno yang menarik. Konon, seorang raksasa bernama 'Seki no Taro' pernah tinggal di daerah ini. Menurut legenda, Seki no Taro melakukan tindakan buruk terhadap para pelancong di jalur Tosando sekitar tahun 1200, sebelum akhirnya ditaklukkan oleh pasukan atas perintah Kaisar Go-Shirakawa. Oleh karena karena itu, banyak nama tempat di sekitar taman yang berkaitan dengan legenda ini, seperti 'Oni no Iwaya' (Gua Iblis), 'Oni no Kubozuka' (Makam Kepala Iblis), serta 'Taro Iwa', 'Manaita Iwa', dan 'Kubiaraiike'.

Taman ini menawarkan berbagai titik yang memadukan geologi dan sejarah. Yang paling mencolok adalah gugusan batu raksasa hasil erosi yang memiliki bentuk organik dan halus, menunjukkan kekuatan luar biasa dari alam. Di dekat puncak Eboshiwa, terkadang Anda dapat melihat fenomena air terjun sementara yang muncul setelah hujan lebat. Selain itu, perubahan vegetasi musiman adalah elemen penting; bunga azalea di musim semi dan dedaunan merah di musim gugur menciptakan kontras warna yang indah dengan tekstur batuan. Salah satu aktivitas populer yang pernah menjadi ikon wisata adalah 'Iwakana-kuguri' (melewati celah batu), yang kini diadakan sebagai acara khusus pada periode tertentu.
Keindahan pemandangan berubah drastis tergantung musim. Pada musim semi, bunga azalea akan bermekaran, sementara musim panas menawarkan kesegaran hijau. Musim gugur (sekitar Oktober hingga November) adalah waktu terbaik untuk melihat kontras antara warna merah dedaunan dengan tekstur batuan yang dramatis. Perlu dicatat bahwa acara 'Iwakana-kuguri' biasanya hanya diadakan sekitar 4 hari dalam sebulan antara April hingga November. Disarankan untuk memeriksa jadwal acara terlebih dahulu jika ingin mencoba pengalaman ini. Waktu kunjungan siang hari sangat ideal untuk mengamati detail tekstur batu, namun fenomena air terjun sangat bergantung pada kondisi cuaca.

Selain menikmati pemandangan, Anda dapat merasakan kedalaman sejarah melalui eksplorasi area ini. Aktivitas 'Iwakana-kuguri' menawarkan pengalaman unik melewati celah-celah formasi alam yang menantang. Selain itu, di dekat area ini terdapat Onsen Oniwa yang menawarkan air panas dengan kandungan belerang dan uranium, yang sangat baik untuk relaksasi. Menggabungkan jalan santai di alam dengan berendam di onsen adalah cara terbaik untuk menikmati kunjungan Anda.
Di sekitar taman, Anda akan menemukan lanskap lembah yang indah dengan aliran air dari hulu Sungai Kani. Terdapat juga beberapa fasilitas pemandian air panas (onsen) di sekitar area, sehingga sangat disarankan untuk mengecek informasi penginapan atau onsen terdekat untuk melengkapi perjalanan Anda. Jalur sejarah kuno Tosando juga memberikan nuansa petualangan sejarah di wilayah sekitarnya.
Karena medan di dalam taman terdiri dari bebatuan dan kemiringan alami, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu jalan yang nyaman dan pakaian yang memudahkan pergerakan. Untuk pembayaran di fasilitas sekitar atau onsen, harap siapkan uang tunai (cash) karena tidak semua tempat menerima kartu. Informasi dalam bahasa Inggris mungkin terbatas, jadi disarankan untuk mempersiapkan informasi secara mandiri. Jika ingin mengikuti acara khusus seperti melewati celah batu, pastikan untuk memeriksa jadwal dan persyaratan sebelumnya.