
Panduan
Kiunka Kaku dibangun pada tahun 1919 (Era Taisho 8) sebagai sebuah vila di Atami. Pada masa itu, Atami merupakan lokasi yang sangat istimewa, di mana para tokoh penting di bidang politik, bisnis, hingga keluarga kekaisaran membangun vila pribadi mereka. Bangunan ini bukan sekadar struktur bersejarah, melainkan sebuah warisan berharga yang menceritakan transisi budaya Atami dari sebuah kawasan vila mewah menjadi penginapan, hingga akhirnya menjadi kota pemandian air panas (onsen) yang populer. Melalui sejarah kepemilikan oleh tiga generasi, Kiunka Kaku tetap mempertahankan pesona dan nuansa klasiknya yang unik hingga saat ini.
Sejarah Kiunka Kaku berakar pada masa kejayaan Atami di awal abad ke-20. Saat dibangun pada tahun 1919, Atami sedang berkembang pesat sebagai destinasi resor yang eksklusif. Seiring bergantinya pemilik, peran bangunan ini pun berubah dari sebuah 'vila' menjadi 'penginapan', dan kemudian menjadi bagian dari fasilitas 'onsen'. Perubahan ini mencerminkan perjalanan sejarah pariwisata dan budaya di tanah Atami itu sendiri. Dari gaya arsitektur hingga tata ruang bangunannya, pengunjung dapat mempelajari gaya hidup kelas atas pada masa itu serta perkembangan arsitektur modern Jepang.

Di dalam gedung, Anda akan menemukan ruang-ruang berharga yang mempertahankan gaya arsitektur klasik. Detail tekstur bangunan kayu dan papan nama (henpaku) yang sarat sejarah menjadi daya tarik utama. Selain itu, keindahan tanaman yang berubah sesuai musim dan pemandangan dari dalam bangunan juga sangat memikat. Berdasarkan informasi resmi, koleksi tanaman seperti Jacaranda dan Bougainvillea menambah harmoni antara arsitektur dan alam. Anda juga dapat menikmati suasana tenang di fasilitas seperti kafe 'Yasuragi' sambil meresapi atmosfer bangunan yang estetik.
Kiunka Kaku menawarkan ekspresi yang berbeda di setiap musim. Misalnya, pada musim panas, bunga Jacaranda dan Bougainvillea akan memberikan sentuhan warna yang cantik, sementara musim lain menawarkan lanskap flora yang berbeda. Jam operasional adalah pukul 09:00 hingga 17:00 (pintu masuk terakhir pukul 16:30). Kami menyarankan untuk berkunjung pada siang hari agar dapat mengamati detail arsitektur dan warna taman dengan lebih jelas. Harap dicatat bahwa tempat ini tutup pada hari Rabu, jadi pastikan untuk memeriksa jadwal sebelum berkunjung.

Di sini, Anda dapat merasakan pengalaman berjalan di dalam bangunan bersejarah dan merasakan atmosfer vila mewah masa lalu. Terdapat juga rencana pengembangan untuk tur pemandu (guide tour) agar pengunjung dapat mendapatkan penjelasan yang lebih mendalam di masa depan. Selain itu, Anda bisa menikmati waktu bersantai di area kafe atau mencari oleh-oleh khas yang dijual secara terbatas, sambil tetap terhubung dengan budaya lokal Atami.
Kiunka Kaku terletak di tengah kawasan pemukiman bersejarah Atami. Di sekitarnya, Anda dapat menjelajahi jalanan menanjak khas Atami dan pemandangan kota onsen. Anda dapat menggabungkan kunjungan ini dengan wisata kuliner atau menjelajahi titik wisata lain di sekitar Atami, seperti Gunung Jukoku, untuk membuat rencana perjalanan yang sempurna di area Atami.

Karena merupakan bangunan kayu bersejarah, diperlukan perhatian khusus untuk menjaga kelestarian budaya. Mohon perhatikan hal berikut: