
Panduan
Bekkanto Floating Mine terletak di distrik Kitazawa, Kota Sado, Prefektur Niigata. Ini adalah situs industri skala besar yang dulunya merupakan fasilitas vital untuk modernisasi Tambang Emas Sado. Saat ini, situs ini dilindungi sebagai bagian dari 'Situs Tambang Emas dan Perak Sado' yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang. Ciri khas utamanya adalah skala bangunannya yang luar biasa. Struktur beton yang bertingkat-tingkat serta sisa-sisa 'thickener' (alat pemisah mineral) berdiameter 50 meter memberikan kesan kemegahan masa lalu yang sangat kuat.
Fasilitas ini dibangun antara tahun 1937 hingga 1940 sebagai bagian dari kebijakan nasional untuk meningkatkan produksi selama masa perang. Pada masa itu, teknologi terbaru 'metode flotasi' diterapkan, memungkinkan pemrosesan hingga 50.000 ton bijih per bulan. Berkat fasilitas skala besar ini, pada tahun 1940, produksi tambang Sado mencapai puncaknya. Namun, seiring dengan pengurangan skala operasi tambang pada tahun 1952, fasilitas ini pun dihentikan. Kini, struktur beton yang tersisa menjadi warisan sejarah yang sangat berharga bagi dunia industri modern.

Salah satu daya tarik utama adalah struktur beton bertingkat yang membentang di lereng bukit dan struktur thickener raksasa. Thickener adalah fasilitas untuk memisahkan bijih mineral dari air, dan ukurannya yang masif akan membuat pengunjung terpukau. Di area sekitarnya, Anda juga dapat melihat sisa-sisa pembangkit listrik berbahan bata merah dan bekas tambang Kitazawa, yang memberikan gambaran nyata tentang skala pusat industri di masa lalu. Perpaduan antara struktur buatan manusia dan alam menciptakan pemandangan yang sangat unik.
Bekkanto Floating Mine menawarkan ekspresi yang berbeda tergantung pada musim dan waktu kunjungan. Selama musim wisata, terdapat acara pencahayaan lampu (light-up) di malam hari. Periode pencahayaan umumnya berlangsung dari pertengahan April hingga awal Januari tahun berikutnya. Pada musim panas (April–September), lampu dinyalakan dari pukul 19:00 hingga 22:00, sedangkan pada musim dingin (Oktober–Januari), pencahayaan berlangsung dari pukul 17:00 hingga 22:00. Cahaya lampu di malam hari menciptakan suasana magis yang sangat berbeda dengan siang hari.

Di sini, Anda dapat menyaksikan sejarah industri secara visual. Anda dapat berjalan santai di sekitar reruntuhan untuk melihat struktur beton dan sisa-sisa peralatan raksasa dari dekat. Selain itu, terdapat fasilitas seperti 'Kitazawa Terrace' di mana Anda bisa beristirahat sambil menikmati pemandangan situs industri yang megah. Ini adalah tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu dengan tenang dengan latar belakang pemandangan sejarah yang dramatis.
Di sekitar lokasi, terdapat berbagai titik untuk mendalami sejarah Sado. Misalnya, di 'Kirarium Sado', sebuah pusat panduan, Anda dapat mempelajari sejarah pertambangan secara mendalam. Selain itu, dalam jarak berjalan kaki, terdapat bekas kantor gubernur Sado (Sado Bugyo-sho) dan Museum Lokal Aikawa, yang memungkinkan Anda menelusuri perkembangan Sado dari zaman Edo hingga era modern. Menggabungkan kunjungan ke tempat-tempat ini akan memberikan pemahaman sejarah yang lebih luas tentang Pulau Sado.
