
Panduan
Upacara "Kiku Kuyo-kai" dan "Jinryu no Mai" yang diadakan di Senso-ji adalah perayaan istimewa yang melambangkan ritual tradisional dan sejarah Jepang. Khususnya, Jinryu no Mai (Tarian Naga Emas) adalah ritual yang sangat visual, di mana seekor naga raksasa yang menyerupai naga yang muncul saat Kannon muncul, akan berjalan melewati jalan Nakamise. Naga emas sepanjang 15 meter, dengan berat sekitar 88 kg dan memiliki 8.888 sisik dari lembaran emas murni, akan menciptakan suasana yang sangat unik dan megah di tengah lanskap historis Asakusa.
Jinryu no Mai dimulai sebagai acara besar di Senso-ji pada tahun pembangunan kembali kuil ini. Asal-usulnya didasarkan pada legenda bahwa saat Kannon muncul, seekor naga emas juga muncul, dan dalam semalam, sebuah hutan pinus dengan seribu pohon tumbuh di sekitarnya. Di sisi lain, Kiku Kuyo-kai adalah ritual tradisional yang telah berlangsung sejak tahun 1900 (Meiji 30) yang berkaitan dengan perayaan 'Choyo no Sekku' (Festival Kiku). Kedua tradisi ini memainkan peran budaya penting dalam menyampaikan rasa hormat kepada alam dan dewa-dewi kepada generasi modern.
Highlight utama dari Jinryu no Mai adalah saat naga emas berjalan melintasi jalan Nakamise. Naga ini ditopang oleh 8 orang dan menunjukkan gerakan yang sangat bertenaga. Kehadiran anak-anak TK yang berjalan di belakang naga juga menjadi ciri khas unik dari acara ini. Konon, menyentuh kepala naga emas dapat mendatangkan keberuntungan finansial (kekayaan). Selain itu, pertunjukan juga diadakan di lapangan sebelah barat aula utama (Hondo), sehingga Anda bisa menikmatinya langsung dari depan aula utama. Dalam ritual Kiku Kuyo-ai, Anda dapat melakukan persembahan bunga krisan kecil di dalam aula utama untuk pengalaman spiritual yang lebih mendalam.
Acara ini diadakan dua kali setahun pada tanggal spesifik: 18 Maret dan 18 Oktober. Tarian naga emas dilakukan sebanyak 3 kali dalam sehari pada waktu yang telah ditentukan. Sesi pertama dimulai pukul 11:30 di lapangan sebelah barat aula utama, sesi kedua pukul 14:00, dan sesi ketiga pukul 15:30. Naga akan berangkat dari gerbang Kaminarimon pada pukul 11:00, melewati jalan Nakamise menuju aula utama. Dengan mengetahui jadwal ini, Anda dapat memilih apakah ingin melihat prosesi di jalan Nakamise atau menontonnya dengan lebih tenang dari depan aula utama.
Saat Kiku Kuyo-kai, Anda dapat menerima bunga krisan kecil di dekat aula utama untuk dipersembahkan kepada Kannon, memberikan pengalaman ibadah yang istimewa. Selain itu, terdapat juga 'Jimat Krisan' (Kiku no Omamori) yang hanya tersedia pada hari ini sebagai simbol harapan untuk umur panjang. Untuk Jinryu no Mai, Anda dapat melihat kedekatan sosok naga yang raksasa saat melewati Nakamise. Anda juga bisa mengunjungi 'Ura Kannon' (Kannon di bagian belakang) yang merupakan bagian dari pengalaman budaya khusus pada periode ini.
Area di sekitar kuil Senso-ji dan jalan Nakamise selalu dipenuhi oleh wisatawan. Saat prosesi naga berlangsung, jalan Nakamise akan menjadi sangat padat, jadi disarankan untuk memiliki waktu luang dalam perjalanan Anda. Area sekitar aula utama dan lapangan barat adalah tempat terbaik untuk melihat tarian naga dari jarak dekat. Di bagian belakang aula utama, terdapat juga patung Kannon Suci yang menawarkan ruang doa yang tenang.
Saat menonton ritual, disarankan mengenakan pakaian yang nyaman untuk bergerak. Jika Anda ingin mengikuti pergerakan naga di jalan Nakamise, sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki sangat dianjurkan karena kerumunan orang. Jika Anda berpartisasi dalam Kiku Kuyo-ai, harap pahami cara penanganan bunga (seperti mengeringkannya sebelum dipersembahkan). Karena ini adalah ritual keagamaan, harap hormati tata krama saat berada di dalam aula utama dan ikuti instruksi lokal terkait cara beribadah.