
Panduan
Kedaya Residence adalah rumah tradisional yang memiliki gaya arsitektur unik yang disebut 'Kudozukuri' yang telah diwariskan secara turun-temurun di bagian selatan Prefektur Saga. 'Kudozukuri' merujuk pada struktur di mana bagian bubungan atap melingkar membentuk pola huruf 'Ko', yang juga dikenal secara lokal sebagai 'Kagiya'. Saat ini, gaya arsitektur ini sangat langka ditemukan di Prefektur Saga. Kedaya Residence telah diakui sebagai Warisan Budaya Penting Nasional karena nilai arsitekturalnya yang tinggi. Ini adalah perpaduan antara fungsionalitas dan estetika hunian tradisional Jepang yang sangat berharga.
Rumah-rumah dengan gaya 'Kudozukuri' yang dulunya tersebar di wilayah ini mulai menghilang seiring dengan modernisasi. Karena nilai sejarahnya yang tinggi, Kedaya Residence ditetapkan sebagai Warisan Budaya Penting Nasional pada 5 Februari 1974. Struktur bangunan ini mencatat sejarah gaya hidup masyarakat agraris masa lalu dan teknik arsitektur yang beradaptasi dengan lingkungan alam yang keras. Melalui bentuknya yang telah dipugar dan dipindahkan, bangunan ini berperan penting dalam mewariskan kearifan hidup masyarakat Jepang tempo dulu kepada generasi mendatang.

Titik fokus utama adalah struktur atap yang unik dan konfigurasi ruang interiornya. Dengan luas lantai sekitar 79 meter persegi, bangunan ini memiliki berbagai ruangan seperti kamar beralaskan tatami, area 'Omote' (dengan lantai bambu) yang dilengkapi dengan hearth (irori) kecil, serta area lantai tanah (doma) yang luas seluas 22 tatami. Selain itu, peralatan pendukung seperti 'Kamado' (tungku masak) yang merupakan pusat kehidupan sehari-hari juga masih dipertahankan, memungkinkan pengunjung membayangkan aktivitas memasak dan kehidupan masa lalu. Konfigurasi ruang yang unik ini memiliki nilai arsitektur yang sangat tinggi.
Waktu kunjungan umum adalah dari pukul 09:00 hingga 16:30. Kami menyarankan untuk berkunjung pada siang hari agar Anda dapat melihat tekstur material dan struktur interior dengan jelas di bawah cahaya alami. Jika Anda menggunakan fasilitas ini untuk keperluan khusus (berbayar), tempat ini buka hingga pukul 22:00, sehingga Anda dapat merasakan suasana hening dan magis di tengah ruang bersejarah pada malam hari. Apapun musimnya, Anda dapat menikmati tekstur alami dari tatami, bambu, dan dinding tanah dalam suasana yang tenang.
Kedaya Residence tidak hanya untuk dilihat, tetapi juga dapat digunakan untuk kegiatan tertentu. Penggunaan fasilitas (berbayar) diizinkan untuk kelompok dengan minimal 5 orang, memungkinkan Anda mengadakan pertemuan di dalam ruang bersejarah. Harap dicatat bahwa jika Anda berencana menggunakan api (seperti untuk keperluan tertentu), Anda wajib melakukan koordinasi dan pemberitahuan sebelumnya. Karena statusnya sebagai warisan budaya, penggunaan harus mengikuti aturan yang ketat.
Di sekitar Kota Taku, Prefektur Saga, terdapat juga bangunan penting lainnya seperti 'Moriya Residence'. Bangunan-bangunan ini membentuk zona budaya yang sama sebagai rumah tradisional 'Kudozukuri'. Mengunjungi tempat-tempat ini secara berurutan akan memperdalam pemahaman Anda tentang budaya arsitektur tradisional di selatan Saga. Anda dapat menyusun rute perjalanan yang memadukan keindahan pemandangan alam dengan suasana jalanan bersejarah.
Karena terdapat area beralaskan tatami, lantai tanah, dan bambu, Anda akan sering diminta untuk melepas sepatu. Sangat disarankan untuk membawa kantong untuk menyimpan sepatu atau membawa kaus kaki untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kaki Anda. Sebagai warisan budaya yang berharga, terdapat aturan ketat mengenai penggunaan api. Untuk pembayaran penggunaan fasilitas, prosedur tertentu harus diikuti sebelumnya. Karena panduan dalam bahasa Inggris mungkin terbatas, disarankan untuk menyiapkan aplikasi penerjemah jika diperlukan.