
Panduan
Tarian Chigo no Mai Kawaguchiko
7 mnt bacaRingkasan & Daya Tarik
Tarian Chigo no Mai (Kawaguchiko Chigo no Mai) adalah seni pertunjukan rakyat yang diwariskan di Kawaguchiko Asama Jinja, Kota Fujikawaguchiko, Prefektur Yamanashi. Tarian ini diyakini berasal dari bentuk tarian Miko (gadis kuil) dan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional Jepang. Pada tahun 1960, tarian ini juga diakui sebagai warisan budaya prefektur Yamanashi. Di masyarakat setempat, tarian ini sering disebut sebagai "Odaidai" dan dijaga ketat sebagai bagian dari budaya yang berkaitan erat dengan kepercayaan di kaki Gunung Fuji.
Sejarah dan Latar Belakang Budaya
Sejarah tarian ini sangat tua. Pada masa lalu, ketika pendakian Gunung Fuji sangat populer, tarian ini dipersembahkan atas permintaan para pendaki. Penari (Chigo) adalah gadis-gadis berusia 7 hingga 12 tahun. Jika dahulu syaratnya sangat ketat (seperti harus keturunan pendeta atau pengelola kuil), kini terbuka bagi putri dari warga setempat. Selain itu, terdapat aturan dan tabu tradisional yang masih dijaga ketat, seperti pantangan mengonsumsi makanan mentah selama periode festival pada bulan April, serta ritual pembersihan diri setiap pagi menggunakan batu api (hiuchishi) untuk menjaga kesucian.
Atraksi Utama
Tarian ini terdiri dari struktur yang disebut "5-ban date", di mana setiap jenis tarian menggunakan alat (saimono) yang berbeda. Para gadis mengenakan kimono putih (kosode) dengan jubah merah cerah (chihaya), celana hakama, dan jubah luar bersulam yang indah. Mereka juga mengenakan riasan wajah dan hiasan kepala (yora). Berikut adalah jenis tariannya:
- Tarian Gohei: Dilakukan oleh 2 atau 3 orang dengan menggunakan tongkat Gohei.
- Tarian Kipas (Ogi): Dilakukan oleh 2 atau 3 orang menggunakan kipas.
- Tarian Pedang (Tsurugi): Tarian solo menggunakan pedang.
- Tarian Happo: Tarian yang paling kompleks dengan gerakan rumit menggunakan Gohei.
- Tarian Miyameguri: Dilakukan oleh 8 orang, mengelilingi area depan kuil sebanyak 3 kali menggunakan kipas.
Waktu Kunjungan Terbaik
Karena tarian ini hanya dipentaskan pada waktu festival tertentu, sangat penting untuk memeriksa tanggal pastinya:
- 25 April: Dipersembahkan saat Festival Reitaisai. Biasanya menampilkan tarian Gohei, Kipas, dan Pedang.
- 28 Juli: Dipersembahkan saat Festival Taia Mikagura. Seluruh rangkaian 5 jenis tarian akan dipentaskan.
Pengalaman & Aktivitas
Ini bukanlah aktivitas praktik menari, melainkan acara budaya untuk menyaksikan ritual tradisional. Anda dapat menyaksikan keindahan gerakan para gadis dengan latar belakang suara alat musik tradisional seperti Taiko dan seruling (fue) di area kuil.
Area Sekitar
Kawaguchiko Asama Jinja terletak di sisi utara Danau Kawaguchiko. Anda dapat menikmati pemandangan Gunung Fuji yang megah sambil menyelami budaya lokal yang kaya di wilayah Fujikawaguchiko.
Etika & Informasi Penting
- Pembayaran: Siapkan uang tunai untuk keperluan di sekitar area kuil.
- Bahasa: Dukungan bahasa Inggris sangat terbatas di lokasi festival.
- Reservasi: Tidak memerlukan reservasi, namun pastikan mengecek jadwal ritual.
- Pakaian: Disarankan mengenakan pakaian yang sopan dan tertutup karena ini adalah area tempat ibadah.
- Fotografi: Harap patuhi instruksi petugas setempat mengenai aturan pengambilan gambar selama ritual berlangsung.