
Panduan
Katsuyama Kenka Danjiri adalah festival tradisional yang diadakan selama dua hari, yaitu tanggal 19 dan 20 Oktober, di distrik Katsuyama, Kota Mani, Prefektur Okayama. Dikenal sebagai salah satu dari tiga festival Danjiri terbesar di Okayama, festival ini sangat erat kaitannya dengan sejarah lokal. Ciri khas utamanya adalah "Kenka Danjiri" (Danjiri Pertarungan), di mana dua buah festival float (danjiri) yang masing-masing memiliki berat 2 hingga 3 ton saling bertabrakan secara frontal. Lebih dari 30 pria akan berteriak "Oisaaa!" dengan penuh semangat, mengikuti isyarat lampion dari pemimpin upacara, dan bertarung secara intens selama sekitar 10 menit. Suara dentuman yang menggetarkan tanah saat benturan terjadi menggambarkan kekuatan tradisi yang telah diwariskan turun-temurun di wilayah ini.
Sejarah festival ini sangat panjang; catatan menunjukkan bahwa pada tahun 1854, sudah terdapat tiga unit Danjiri yang dioperasikan. Dari masa akhir era Meiji hingga era Taisho, bentuk festival berkembang menjadi struktur atap di atas kereta kuda seperti yang terlihat sekarang, membentuk gaya "Kenka Danjiri" yang kita kenal saat ini. Meskipun dulunya identik sebagai festival pria, dalam beberapa tahun terakhir partisipasi wanita juga meningkat. Hal ini menunjukkan bagaimana masyarakat setempat, tanpa memandang gender atau generasi, mengenakan happi (jaket tradisional) yang sama untuk menjaga budaya Katsuyama tetap hidup. Bagi penduduk lokal, festival ini adalah identitas yang sangat penting, bahkan menjadi alasan utama bagi mereka untuk pulang kampung.
Puncak acara adalah "Kenka Danjiri" yang diadakan pada malam hari. Benturan antar Danjiri terjadi di empat titik pertarungan (Jounai, Yamamoto-cho, Nakagawa-cho, dan Shinmachi) yang terletak di antara Perpustakaan Pusat Kota Mani hingga kawasan pertokoan Shinmachi. Persaingan untuk memperebutkan posisi strategis melalui ujung "Tsuki-bo" (tongkat penusuk) sangatlah intens dan penuh semangat. Selain itu, pada tanggal 20 pukul 15:00, terdapat juga "Danjiri Taiko Sanjou" (balapan menanjak), di mana Danjiri akan dipacu menanjak di tanjakan sepanjang 100 meter di depan Stasiun Chugoku Katsuyama. Ini adalah momen di mana kecepatan dan ketangkasan tradisi lokal diuji.
Festival diadakan setiap tahun pada 19 dan 20 Oktober. Tanggal 18 Oktober merupakan "Yoimatsuri" (malam persiapan), di mana sekitar pukul 17:00, 11 unit Danjiri akan berkumpul di Kuil Jounai Hayahisari sebelum bergerak menuju kawasan Shinmachi. Pada hari ini, fokusnya adalah pemeriksaan berat dan kondisi kendaraan. Karena inti dari Kenka Danjiri adalah acara malam hari, sangat disarankan untuk menyiapkan pakaian hangat karena suhu udara bisa turun dan suasana di sekitar lokasi akan menjadi gelap saat benturan terjadi.
Sebagai pengunjung, Anda dapat merasakan langsung getaran tanah saat Danjiri bertabrakan, mendengar teriakan "Oisaaa!" yang menggelegar, dan merasakan energi luar biasa dari para peserta. Selain menonton benturan, menyaksikan balapan menanjak pada tanggal 20 siang hari juga merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Untuk melihat koleksi Danjiri, Anda dapat mengunjungi garasi Danjiri di depan Perpustakaan Pusat Kota Mani, di mana terdapat pajangan Danjiri dari kelompok Kowaka-ren, poster sejarah, serta pakaian tradisional happi.
Festival ini berlangsung di kawasan pemukiman tradisional distrik Katsuyama. Kawasan ini telah didaftarkan sebagai "Distrik Pelestarian Pemandangan Kota Katsuyama" pada tahun 1985, yang pertama di Prefektur Okayama, sehingga keindahan arsitektur klasiknya sangat terjaga. Selain itu, pada awal Maret, kawasan ini juga ramai oleh pengunjung festival Hina Matsuri. Selama periode festival, area pertokoan dan kuil di sekitarnya akan menjadi sangat meriah.
Karena jumlah pengunjung yang sangat banyak, suasana akan sangat padat dan penuh energi. Disarankan mengenakan pakaian yang nyaman untuk bergerak. Karena sebagian besar acara berlangsung di malam hari, pastikan Anda mengenakan pakaian yang sesuai dengan perubahan suhu malam hari. Harap selalu mengikuti instruksi dari petugas setempat demi keamanan dan kelancksan jalannya festival.