
Panduan
Sawatari Rice Terraces (Kamomomi no Tanada) terletak di Kume South, Distrik Kume, Prefektur Okayama. Tempat ini merupakan simbol lanskap pertanian tradisional Jepang yang sangat ikonik. Diakui sebagai salah satu dari "100 Pemandangan Sawah Teras Jepang" oleh Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, keindahannya telah diakui secara nasional. Dengan luas sekitar 27 hektar, sekitar 1.000 petak sawah tersusun mengikuti lereng gunung, menciptakan garis kurva yang indah dan dramatis. Ini adalah tempat yang menawarkan suasana emosional yang dalam, di mana alam dan aktivitas manusia hidup berdampingan secara harmonis.
Sawah teras atau 'Tanada' merujuk pada kumpulan sawah yang dibangun di area dengan kemiringan lebih dari 1/20. Sejak zaman dahulu, masyarakat setempat telah membuka jalan di antara pegunungan yang terjal dan mengelola air untuk mempertahankan produksi pangan. Sawah Sawatari dibangun dengan kerja keras dan kearifan leluhkelompok ini. Selain sebagai tempat produksi pangan, sistem ini juga berfungsi penting dalam menjaga lingkungan, seperti mencegah banjir, mencegah erosi tanah, serta berfungsi sebagai wadah penyimpanan dan pemurnian air alami. Lanskap ini adalah warisan berharga yang menjaga sejarah dan budaya lokal tetap hidup.
Daya tarik utamanya adalah keindahan kurva bertingkat yang dihasilkan oleh 1.000 petak sawah yang membentang di lereng gunung. Batas-batas antar sawah (aze) yang disusun secara presisi menciptakan ritme visual yang menenangkan. Pemandangan berubah secara drastis sesuai musim: permukaan air yang jernな seperti cermin di musim semi, hijaunya tanaman yang subur di musim panas, hingga warna emas yang berkilau saat musim panen. Dari sudut pandang mana pun, Anda akan merasakan skala lanskap yang megah yang menyatu dengan topografi alam.
Anda dapat menikmati pemandangan yang berbeda di setiap musim. Dari musim semi hingga awal musim panas, fenomena 'cermin air' di mana langit terpantul di permukaan sawah adalah momen yang sangat indah. Di musim panas, hamparan hijau yang cerah memberikan kesan penuh kehidupan. Saat musim panen di musim gugur, hamparan padi yang menguning keemasan menciptakan pemandangan yang ikonik. Untuk pencahayaan terbaik, siang hari menawarkan warna yang tajam, namun waktu pagi hari saat kabut turun atau saat senja dengan cahaya lembut akan memberikan suasana yang sangat magis dan fantastis.
Di sini, Anda dapat menikmati ketenangan alam. Menikmati pemandangan sambil mendengarkan suara angin dan melihat perubahan warna langit akan membuat Anda melupakan hiruk pikuk kehidupan sehari-hari. Banyak fotografer datang ke sini untuk mengabadikan keindahan kurva dan gradasi warna alam. Ini adalah tempat yang sempurna untuk berjalan santai dan merasakan harmoni antara manusia dan alam.
Di dekat lokasi ini, terdapat juga "Kitasho Rice Terraces" yang juga diakui dalam daftar 100 Pemandangan Sawah Teras Jepang. Kitasho memiliki skala yang lebih besar dengan luas 79 hektar dan 2.700 petak sawah. Mengunjungi kedua lokasi ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang lanskap agraris yang megah di Kume South, Okayama. Area ini sangat cocok untuk perjalanan darat (driving) dan jalan-jalan santai di alam terbuka.