
Panduan
Jalur Kabutogamosori (Nama resmi: Jalan Ino-cho Kabutogamosori) terletak di Kota Ino, Distrik Agawa, Prefektur Kochi. Ini adalah jalan hutan beraspal sepanjang sekitar 27 km yang mengikuti garis punggung gunung pada ketinggian 1.300 hingga 1.700 meter. Jalur ini sangat populer di kalangan warga lokal dengan sebutan "UFO Line", yang konon berasal dari banyaknya laporan penampakan benda terbang tak dikenal (UFO) di area tersebut atau karena kemegahan puncak gunung yang terlihat seperti piring terbang. Ini adalah rute berkendara dengan ketinggian luar biasa di mana Anda dapat merasakan kedekatan dengan puncak-puncak indah Pegunungan Ishizuchi. Pada hari yang cerah, Anda akan disuguhi pemandangan terbuka yang sangat luas, mencakup Pegunungan Ishizuchi, Iyo Fuji, Higashikuro Mori, Nishikuro Mori, hingga pemandangan Samudra Pasifik dan Laut Seto di sebelah selatan.
Rute ini dibangun mengikuti garis punggung Pegunungan Ishizuchi yang terletak di perbatasan antara Prefektur Kochi dan Prefektur Ehime. Secara topografi, jalur ini melewati area seperti "Kamegamori" yang memiliki permukaan landai di dekat puncak. Meskipun awalnya berfungsi sebagai jalan hutan untuk keperluan alam, kini jalur ini dikenal luas sebagai rute berkendara untuk menikmati pemandangan indah. Popularitasnya semakin meningkat setelah menjadi lokasi syuting iklan Toyota yang menampilkan aktor ternama seperti Ayami Nakajo dan Masaki Suda pada tahun 2018.

Daya tarik utama dari Kabutogamosori adalah panorama luar biasa yang terbentang di depan mata Anda. Meskipun tidak banyak observatorium khusus, terdapat beberapa area parkir luas di sepanjang jalan di mana Anda dapat berhenti sejenis untuk melihat pemandangan pegunungan secara menyeluruh. Puncak-puncak ikonik seperti Kamegamori (1.897 m), Iyo Fuji, Higashikuro Mori, dan Nishikuro Mori akan terlihat jelas. Selain itu, terdapat juga prasasti yang menandai titik sumber sungai Yoshino dan sungai Kamo, memberikan nuansa alam yang murni. Di bagian utara, pandangan terbuka memungkinkan Anda melihat jauh ke Laut Seto, menciptakan lanskap dinamis yang terbentuk dari perbedaan ketinggian yang ekstrem.
Anda dapat menikmati ekspresi alam yang berbeda di setiap musim. Pada musim semi, Anda bisa melihat mekarnya bunga Azalea (Akebono Tsutsumi) dan Rhododendron. Musim panas menawarkan pemandangan hijau yang rimbun dengan udara pegunungan yang sejuk, sementara musim gugur menyajikan warna-warni dedaunan musim gugur yang memukau. Harap diperhatikan bahwa jalan ini mengalami penutupan musiman. Jalur ini biasanya ditutup dari 30 November hingga akhir April setiap tahunnya. Oleh karena itu, waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara bulan Mei hingga Oktober.
Pengalaman utama di area ini adalah berkendara (driving). Karena seluruh jalur telah beraspal, berkendara di sepanjang punggung gunung yang tinggi memberikan sensasi menyegarkan yang tidak ditemukan di tempat lain. Selain itu, terdapat jalur pendakian menuju puncak di sekitar area Kamegamori, sehingga Anda bisa mengombinasikan aktivitas berkendara dengan pendakian ringan atau jalan santai. Area sekitar puncak yang landai sangat cocok untuk berjalan-jalan sambil menikmati pemandangan pegunungan sekitarnya.
Di sekitar area ini terdapat berbagai puncak utama dari Pegunungan Ishizuchi, termasuk Gunung Ishizuchi, Ishizuchi Skyline, serta Higashikuro Mori dan Nishikuro Mori. Area ini merupakan destinasi favorit bagi pecinta alam dan pendaki gunung. Selain itu, terdapat juga celah gunung seperti Shirasa Pass dan Yosakoi Pass yang menjadi titik strategis untuk menikmati lansumsi pegunungan di sekitarnya.
Karena Anda berkendara di ketinggian, harap perhatikan perubahan suhu. Suhu di sini bisa jauh lebih rendah daripada di dataran rendah, jadi sangat disarankan membawa jaket atau pakaian hangat. Karena ini adalah jalan pegunungan yang tidak memiliki garis tengah (center line), harap berkendara dengan sangat hati-hati. Jika Anda berhenti di area parkir untuk makan atau minum, pastikan untuk selalu membawa kembali sampah Anda dan menjaga kebersihan lingkungan.