
Panduan
Jodo-ji adalah kuil utama dari sekte Shingon (Senzu-ji) yang terletak di Higashikubo-cho, Kota Onomichi, Prefektur Hiroshima. Kuil ini memiliki sejarah panjang yang bermula dari pendiriannya oleh Pangeran Shotoku. Di dalam kompleks kuil, Anda dapat menemukan bangunan utama (Hondo) dan pagoda Tahoto yang telah ditetapkan sebagai Harta Nasional Jepang. Keunikan tempat ini adalah perpaduan antara kemegahan arsitektur bersejarah dengan pemandangan laut Seto yang tenang dari atas bukit. Selain itu, sejarah kuil ini juga terkait dengan Ashikaga Takauji yang pernah datang untuk berdoa demi kemenangan, menjadikannya tempat yang populer bagi mereka yang mencari keberhasilan dalam pekerjaan atau kompetisi.
Sejarah kuil ini sangat tua, dengan catatan bahwa Pangeran Shotoku mendirikannya pada tahun 616. Setelah sempat mengalami kebakaran pada zaman Kamakura, kuil ini dipulihkan kembali pada tahun 1306. Hubungan erat dengan Ashikaga Takauji sangat menonjol; tercatat bahwa ia melakukan doa kemenangan di Jodo-ji saat menghadapi perang di Kyushu dan pertempuran di Minatogawa. Karena sejarah inilah, hingga kini Jodo-ji dikenal sebagai tempat untuk 'permohonan kemenangan' (Hissho Kigan) dalam pekerjaan maupun olahraga. Selain itu, lambang keluarga Ashikaga, 'Futatsu Hiki Mon', juga digunakan sebagai lambang kuil, memberikan nuansa budaya yang sangat kental.

Daya tarik utama Jodo-ji adalah bangunan utama dan pagoda Tahoto yang merupakan Harta Nasional. Bangunan-bangunan ini adalah warisan budaya berharga yang menunjukkan estetika tradisional Jepang. Di depan bangunan utama, terdapat 'Gan kake ishi' (Batu Permohonan), sebuah batu yang konon disumbangkan oleh Yokozuna Jinnmaku Kyugoro, di mana pengunjung dapat memutar batu tersebut untuk menyampaikan doa. Selain itu, lingkungan kuil yang asri juga menjadi habitat bagi banyak burung merpati, yang berkaitan dengan legenda burung merpati putih Ashikaga Takauji. Tempat lain yang menarik adalah ruang teh 'Rokuteki-an', yang konon dipindahkan dari Kastil Fushimi, menawarkan suasana sejarah yang sangat autentik.
Pada hari yang cerah, Anda dapat melihat cahaya matahari yang berkilauan di atas laut Seto saat melihat dari gerbang utama. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat matahari sedang tinggi agar dapat menikmati pemandangan laut yang jernih. Kuil ini juga mengadakan acara rutin seperti 'Kannon Ko' setiap hari Minggu ketiga setiap bulannya. Kontras antara alam yang tenang dan arsitektur kuno memberikan pengalaman yang berbeda di setiap musim.

Anda dapat melakukan ibadah di bangunan utama, mengagumi keindahan pagoda, dan mendalami sejarah kuil. Salah satu pengalaman unik adalah memutar 'Gan kake ishi' di depan bangunan utama untuk menyampaikan keinginan Anda. Berjalan santai di sekitar area kuil sambil melihat burung-burung merpati juga memberikan ketenangan tersendiri. Selain itu, kuil ini juga dikenal dengan benda-benda seperti gelang tasbih yang menggunakan batu 'Red Tiger Eye' (Benikogan-seki), yang sering dikaitkan dengan ketajaman intuisi dan kesuksesan.
Jodo-ji merupakan bagian dari lanskap indah Onomichi. Dari 'Okunoin' (Dek Observasi Jodo-ji) yang terletak di puncak bukit, Anda dapat melihat pemandangan kota Onomichi dan laut yang membentang luas. Area ini sangat cocok bagi Anda yang ingin melakukan rute perjalanan wisata sejarah sekaligus menikmati keindahan alam Setouchi.

Saat berkunjung, harap menjaga ketenangan dan mematuya etika beribadah di tempat suci. Karena terdapat banyak tangga dan jalan menanjak, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki. Pembayaran untuk biaya masuk atau stempel kuil (Nokyo) biasanya memerlukan uang tunai. Meskipun informasi dalam bahasa Inggris mungkin terbatas, harap tetap mengikuti aturan dasar kunjungan. Harap tunjukkan rasa hormat saat berada di sekitar Harta Nasional seperti pagoda dan bangunan utama.