Lewati ke konten
Museum of Maritime Self-Defense and Maritime Science (てつのくじら館)

Panduan

Museum of Maritime Self-Defense and Maritime Science (てつのくじら館)

9 mnt baca

Ringkasan & Daya Tarik

Museum of Maritime Self-Defense and Maritime Science, yang dikenal dengan nama populer 'Terunokujira Kan', adalah fasilitas yang didedikasikan untuk mempromosikan pengetahuan tentang Angkatan Laut Jepang. Terletak di Kota Kure, Prefektur Hiroshima, museum ini menampilkan berbagai koleksi terkait sejarah dan peralatan militer laut. Daya tarik utamanya adalah keberadaan kapal selam asli yang dipamerkan di luar ruangan. Kapal selam yang dipamerkan adalah tipe 'Akishio' (SS-579) dari kelas Yuushio yang pernah bertugas di Angkatan Laut Jepang. Fasilitas ini berfungsi sebagai media visual untuk memahami peran, teknologi, dan sejarah panjang Angkatan Laut Jepang.

Latar Belakang Sejarah dan Budaya

Fasilitas ini didirikan untuk menyampaikan sejarah pembersihan ranjau dan teknologi kapal selam kepada publik. Kapal selam 'Akishio' yang dipamerkan telah melalui proses pembersihan dan penggantian peralatan internal setelah resmi pensiun pada Maret 2004. Pada September 2006, kapal ini dipindahkan ke gedung utama yang sedang dibangun, dan kini berdiri sebagai simbol sejarah maritim di Kota Kure. Koleksi di dalamnya mencakup perjalanan Angkatan Laut Jepang, peran kapal pembersih ranjau, serta dokumentasi operasional kapal selam.

Museum of Maritime Self-Defense and Maritime Science (てつのくじら館) 1

Sorotan Utama

Struktur pameran di dalam museum dibagi berdasarkan tema di setiap lantai. Lantai 1 berfokus pada sejarah Angkatan Laut Jepang. Lantai 2 menampilkan ancaman ranjau laut dan peran kapal pembersih ranjau dalam menghadapinya. Lantai 3 didedikasikan untuk sejarah dan operasional kapal selam. Semua informasi disajikan melalui penggunaan model, peta, dan video edukatif.

Kejutan terbesar adalah kapal selam asli 'Akishio' yang berada di luar ruangan. Pengunjung dapat masuk ke bagian dek hingga area komando. Namun, perlu dicatat bahwa karena alasan keamanan dan intelijen, beberapa bagian seperti lambung kapal, peralatan tertentu, jangkar, atau baling-baling (propeller) telah diganti dengan komponen tiruan atau dibatasi aksesnya. Di dalam gedung juga terdapat petugas pemandu untuk membantu pengunjung.

Rekomendasi Waktu Kunjungan

Museum ini buka sepanjang tahun tanpa pembatasan musim tertentu. Mengunjungi pada siang hari sangat disarankan agar Anda dapat melihat detail kapal selam 'Akishio' di luar ruangan dengan cahaya alami yang jelas. Karena pameran di dalam ruangan banyak menggunakan video dan model, pengalaman belajar tetap nyaman dilakukan dalam berbagai kondisi cuaca.

Pengalaman & Aktivitas

Pengalaman utama di sini adalah melihat langsung struktur internal kapal selam asli 'Akishio' dan merasakan suasana di atas dek. Melalui model dan video yang tersedia, Anda akan mendapatkan wawasan visual yang mendalam mengenai peralatan militer, teknik pembersihan ranjau, serta cara kerja operasional kapal selam di laut.

Area Sekitar

Museum ini terletak di area yang kaya akan sejarah maritim Kota Kure. Di seberang jalan terdapat Yamato Museum (Museum Sejarah dan Sains Maritim Kure), dan di sebelah utara terdapat pusat perbelanjaan YouMe Town Kure. Kawasan pelabuhan Kure secara keseluruhan dipenuhi dengan bangunan bersejarah dan fasilitas terkait kelautan.

Perlengkapan, Pakaian, & Etika

Disarankan mengenakan pakaian yang nyaman untuk bergerak. Karena terdapat area pameran luar ruangan (kapal selam), pastikan Anda siap dengan pakaian yang sesuai dengan cuaca saat itu.

  • Metode Pembayaran: Tidak ada biaya masuk, namun disarankan menyiapkan uang tunai atau kartu untuk keperluan transportasi atau fasilitas di sekitar.
  • Dukungan Bahasa: Untuk informasi mengenai ketersediaan panduan bahasa Inggris, silakan cek papan informasi di lokasi.
  • Reservasi: Tidak memerlukan reservasi sebelumnya.
  • Fotografi: Harap patuhi aturan pengambilan gambar di dalam museum.
  • Aksesibilitas: Fasilitas ini menyediakan pintu masuk dan toilet yang ramah kursi roda.