
Panduan
Jigokunuma terletak di kaki Gunung Hakkoda, Prefektur Aomori, sebuah kolam yang terbentuk di dekat bekas kawah letusan. Di sekelilingnya, air panas terus muncul dari tanah, dan dari lubang-lubang uap, gas yang kaya akan belerang serta air panas yang mendidih terus menyembur, menunjukkan jejak aktivitas vulkanik yang kuat. Kondisi air di dalam kolam sangat asam sehingga tidak memungkinkan adanya kehidupan organisme seperti ikan, dengan suhu air mencapai 90°C. Pemandangan uap yang membubung tinggi disertai aroma belerang yang tajam menciptakan lanskap gersang yang dramatis, sesuai dengan namanya yang berarti 'Neraka'.
Tempat ini merupakan lokasi yang menyimpan sejarah aktivitas vulkanik yang kental. Dengan karakteristik bekas kawah letusan yang masih aktif, pengunjung dapat merasakan energi langsung dari bumi melalui semburan gas dan uap panas. Selain itu, keberadaan Sukayu Onsen yang bersejarah di dekat lokasi ini menunjukkan hubungan erat antara lingkungan alam yang ekstrem dengan budaya pemandian air panas (onsen) di wilayah ini.

Daya tarik utama Jigokunuma adalah pemandangan gersang yang diciptakan oleh alam. Di sekitar kolam yang dipenuhi uap panas, terdapat berbagai lubang ventilasi gas yang merupakan sisa-sisa aktivitas vulkanik. Kontras antara area yang tidak ditumbuhi tanaman dengan keindahan alam Gunung Hakkoda memberikan pengalaman visual yang unik. Terutama saat musim gugur, pepohonan di sekitar area akan berubah warna menjadi merah dan kuning, menciptakan perpaduan warna yang luar biasa dengan warna kolam yang kehijauan.
Jigokunuma menawarkan wajah yang berbeda di setiap musim. Pada musim semi dan panas, lanskap gersang kolam akan terlihat kontras di tengah hijaunya Gunung Hakkoda. Saat musim gugur, pemandangan menjadi lebih dramatis dengan warna-warni dedaunan yang menyelimuti area sekitar. Waktu kunjungan juga memengaruhi tampilan pemandangan, terutama volume uap yang dihasilkan dan bagaimana cahaya matahari menyinari area tersebut.

Di seberang jalan raya dekat Jigokunuma, terdapat sebuah paviliun bernama 'Manju Fukashi'. Di sini, pengunjung dapat merasakan tradisi unik di mana mereka duduk di bangku yang dialiri air panas bersuhu 95°C untuk menghangatkan tubuh bagian bawah menggunakan uap panas. Tradisi ini dikenal sebagai cara untuk meningkatkan kesuburan atau awet muda dalam budaya lokal. Ini adalah kesempatan langka untuk merasakan budaya unik yang memanfaatkan panas alami.
Jigokunuma hanya berjarak sekitar 5 menit berjalan kaki dari Sukayu Onsen, sebuah destinasi onsen yang sangat terkenal. Area di sekitar Sukayu Onsen juga berfungsi sebagai titik awal untuk mendaki atau berjalan santai di alam, memungkinkan observasi alam sesuai musim. Selain itu, wilayah ini dikelilingi oleh lingkungan alam yang kaya seperti Taman Nasional Nasional Tsugaru.

Karena adanya aroma gas vulkanik dan panas yang kuat, disarankan menggunakan pakaian yang nyaman untuk bergerak. Jika ingin menggunakan fasilitas seperti 'Manju Fukashi', harap ikuti aturan setempat. Untuk pembayaran, pastikan Anda membawa uang tunai atau kartu transportasi (IC Card) serta kartu kredit jika diperlukan untuk fasilitas di sekitar. Karena adanya kandungan asam dan gas, harap berhati-hati saat mengambil foto agar tetap berada di batas aman.