
Panduan
Sungai Gajo adalah sungai kelas satu yang mengalir di bagian barat Prefektur Aichi, dan keindahannya telah diakui secara nasional sebagai salah satu dari '100 Lokasi Sakura Terbaik di Jepang'. Khususnya di area Kota Iwakura, terdapat terowongan sakura yang membentang sepanjang kurang lebih 7,6 km, di mana sekitar 1.300 pohon sakura menghiasi kedua sisi bantaran sungai. Saat musim semi tiba, seluruh kota berubah menjadi suasana yang ceria dan penuh warna, menarik banyak pengunjung untuk menikmati keindahan alam yang luar biasa.
Sungai ini memiliki sejarah panjang, mengalir dari sumbernya di Kota Tajimi, Prefektur Gifu, melewati Oguchi, Konan, hingga mencapai Iwakura. Deretan pohon sakura di sekitar Iwakura telah dijaga dengan sangat baik sebagai simbol pemandangan ikonik daerah tersebut. Setiap tahun, 'Festival Sakura Iwakura' diadakan dengan berbagai ritual tradisional. Salah satunya adalah 'Nonbori Arai', sebuah ritual unik di mana pola gambar ikan koi dibersihkan menggunakan air sungai, sebuah tradisi yang melestarikan budaya lokal hingga saat ini. Selain itu, parade kereta hias (yatai) juga menjadi simbol penting dari sejarah dan budaya masyarakat setempat.

Daya tarik utamanya adalah lengkungan sakura yang memenuhi kedua sisi sungai. Pada puncak musim semi, pepohonan sakura yang rimbun seolah menutupi langit, menciptakan refleksi yang sangat indah di permukaan air sungai. Selama periode Festival Sakura Iwakura, tersedia layanan pencahayaan malam hari (light-up) yang memungkinkan Anda menikmati pemandangan 'yozakura' atau sakura malam yang magis dan berbeda dari suasana siang hari. Selain itu, saat kelopak bunga mulai berguguran, pemandangan permukaan sungai yang tertutup hamparan bunga adalah momen estetika yang hanya bisa ditemukan di tempat ini.
Waktu terbaik untuk menikmati pemandangan paling indah adalah saat musim mekar sakura, yaitu antara akhir Maret hingga awal April. Pada siang hari, kontras antara langit biru dan bunga sakura sangat cocok untuk berjalan santisi. Untuk pengalaman yang lebih dramatis, sangat disarankan untuk berkunjung pada malam hari saat acara pencahayaan berlangsung. Pemandangan permukaan sungai yang tertutup kelopak bunga yang berguguran juga memberikan nuansa yang sangat puitis dan istimewa.

Selama festival berlangsung, Anda tidak hanya sekadar melihat pemandangan, tetapi juga dapat merasakan budaya lokal secara langsung. Anda dapat menyaksikan demonstrasi tradisi 'Nonbori Arai' atau melihat parade kereta hias yang megah, yang merupakan kesempatan langka untuk merasakan budaya tradisional Jepang. Selain itu, Anda juga dapat bersantai di sepanjang area sungai sambil menikmati kuliner lokal di restoran-restoran sekitar.
Stasiun Iwakura merupakan titik akses yang sangat strategis bagi wisatawan. Di sekitar stasiun, terdapat banyak restoran dan fasilitas komersial yang memudahkan Anda untuk beristirahat atau makan siang di sela-sela perjalanan wisata. Area ini juga memiliki nuansa sejarah yang kental, sehingga sangat cocok untuk dijadikan bagian dari rute perjalanan wisata di bagian barat Prefektur Aichi.
Meskipun siang hari terasa hangat, suhu di bantaran sungai bisa turun drastis saat sore atau malam hari. Jika Anda berencana menikmati pemandangan malam hari, sangat disarankan untuk membawa jaket atau pakaian hangat. Karena area parkir di sekitar lokasi terbatas, kami sangat menyarankan penggunaan transportasi umum untuk kenyamanan Anda.