
Panduan
Taman Nasional Bekas Kedutaan Besar Italia terletak di tepi Danau Chuzenji, Kota Nikko, Prefektur Tochigi. Dibangun pada tahun 1928 berdasarkan desain arsitek Amerika, Antonin Raymond, tempat ini memiliki sejarah panjang sebagai kediaman resmi Kedutaan Besar Italia hingga tahun 1997. Saat ini, bangunan ini dikelola oleh pemerintah Prefektur Tochigi sebagai situs budaya yang terdaftar secara resmi. Keunikan utamanya terletak pada harmoni antara arsitektur bergaya Barat dengan keindahan alam sekitarnya.
Wilayah ini merupakan bagian dari sejarah masa lalu di mana banyak kediaman kedutaan asing dibangun di sepanjang pesisir Danau Chuzenji. Pada masa lalu, Nikko merupakan lokasi favorit bagi para diplomat, bahkan ada pepatah bahwa Kementerian Luar Negeri Jepang akan berpindah ke Nikko saat musim panas. Sejak 1928 hingga 1997, bangunan ini berfungsi sebagai kediaman Kedutaan Besar Italia. Saat ini, bangunan telah direstorasi untuk berfungsi sebagai fasilitas budaya dan taman publik yang memperkenalkan sejarah diplomatik kepada masyarakat.

Kompleks ini terdiri dari dua bangunan utama: Gedung Utama (Hontei) dan Gedung Pendamping (Futei). Di Gedung Utama, pengunjung dapat melihat ruang tamu, teras, dan kamar tidur yang dilengkapi dengan furnitur, perlengkapan tidur, serta perapian asli dari masa itu. Gedung Pendamping kini berfungsi sebagai museum sejarah internasional. Interior dan eksterior bangunan dihiasi dengan dekorasi unik dari kulit kayu cedar (sugi). Dari teras Gedung Utama, Anda dapat menikmati pemandangan spektakuler Danau Chuzenji, Gunung Nikko Shirane, Gunung Nantai, serta pemandangan dari dermaga.
Taman ini buka sepanjang tahun dengan pemandangan yang berubah drastis setiap musim. Musim semi dan panas menawarkan kesegaran alam hijau, musim gugur menyajikan warna-warni daun yang memukau, dan musim dingin memberikan suasana tenang dengan salju. Anda juga dapat mengunjungi tempat ini dengan menggunakan kapal pesiar Danau Chuzenji (beroperasi Juli–November) karena lokasinya yang dekat dengan stasiun kapal. Waktu siang hari sangat disarankan untuk melihat detail dekorasi bangunan dan kejernihan air danau.

Pengunjung dapat berjalan santai menyusuri jalur setapak, jembatan, dan dermaga yang tertata rapi di dalam area taman. Di dalam Gedung Utama, Anda dapat mempelajari gaya hidup dan estetika arsitektur masa lalu melalui koleksi furnitur dan dekorasi yang dipamerkan. Menikmati udara segar di teras sambil memandang pegunungan Nikko adalah pengalaman yang sangat menenangkan.
Di dekat lokasi ini, terdapat juga Taman Bekas Kediaman Kedutaan Besar Inggris (British Embassy Villa Memorial Park). Kedua tempat ini sering dikunjungi dalam satu rangkaian tur karena sama-sama menawarkan nuansa sejarah arsitektur Barat di Jepang. Selain itu, objek wisata alam ikonik seperti Air Terjun Kegon juga berada di area yang berdekatan.