
Panduan
Festival Ishioka
9 mnt bacaRingkasan & Daya Tarik
Festival Ishioka (juga dikenal sebagai Festival Hitachi Kuni Soshagu) adalah perayaan tradisional yang diadakan selama tiga hari (Sabtu, Minggu, dan Senin) pada bulan September, termasuk hari libur Respect for the Aged Day, di Kota Ishioka, Prefektur Ibaraki. Bersama dengan Festival Kawagoe Hikawa dan Festival Sakura Sawara, perayaan ini diakui sebagai salah satu dari Tiga Festival Terbesar di Kanto. Berakar dari tradisi abad ke-8 untuk memohon keberuntungan bagi kelas samurai dan kemakmuran panen, acara ini kini menjadi peristiwa skala besar yang menarik sekitar 500.000 pengunjung setiap tahunnya.
Sejarah & Latar Belakang Budaya
Sejarah festival ini sangat panjang, bermula sejak sekitar abad ke-8. Awalnya dimulai sebagai ritual doa untuk kelas militer, tradisi ini kemudian menyebar luas ke masyarakat umum. Festival ini dikelola melalui sistem unik yang disebut "Nenban Seido" yang dimulai sejak tahun 1887, di mana 15 distrik bergantian memegang peran penyelenggaraan setiap 15 tahun sekali. Sistem ini memastikan tradisi tetap terjaga dengan ketat. Selain itu, kereta festival (dashi) dan tandu (mikoshi) yang digunakan mengandung banyak karya seni dan benda budaya berharga yang terikat erat dengan kepercayaan lokal.
Daya Tarik Utama
Fitur utama festival ini adalah parade kereta festival (dashi) yang mewah dan tarian singa (shishi-mai) yang penuh energi di sepanjang jalan. Saat ini, terdapat 12 kereta dashi dan 32 tarian singa yang ditampilkan. Kereta dashi memiliki struktur unik dengan area menari di bagian depan yang dikelilingi oleh pemain musik (hayashi). Tarian singa juga sangat khas, di mana penari bergerak dengan kepala singa yang beratnya mencapai 20kg hingga lebih dari 26kg. Beberapa tarian memiliki status tinggi, seperti singa dari Dobashi yang hanya diizinkan untuk dipersembahkan di kuil tertentu.
Waktu & Suasana Terbaik
Hari penyelenggaraan adalah hari Sabtu, Minggu, dan Senin di bulan September setiap tahunnya. Karena diadakan saat transisi menuju musim gugur, Anda dapat merasakan atmosfer festival musim gugur Jepang yang autentik. Selama periode festival, seluruh kota akan diselimuti oleh semangat yang membara dari siang hingga malam hari. Pemandangan kereta dashi yang megah dan tarian singa yang presisi adalah pemandangan ikonik yang hanya bisa dinikmati pada waktu ini.
Pengalaman & Aktivitas
Selama festival, Anda dapat menyaksikan pertunjukan dashi dan singa dengan latar belakang musik tradisional "Ishioka Hayashi". Musik ini dimainkan menggunakan alat musik seperti taiko besar, shime-daiko, suling, dan gong, menciptakan melodi unik yang bergema di seluruh kota. Di beberapa distrik, area suci yang disebut "Okariya" akan didirikan sebagai tempat bersemayamnya dewa dan tandu suci, memberikan pengalaman budaya Jepang yang dinamis dan mendalam.
Area Sekitar
Pusat perayaan berada di sekitar area kota Ishioka, terutama di sekitar Kuil Hitachi Kuni Soshagu. Di sekitar lokasi, terdapat banyak bangunan bersejarah dan kuil yang memungkinkan pengunjung merasakan sejarah lokal di tengah kemeriahan festival.
Informasi Pengunjung
Pembayaran
- Disarankan untuk membawa uang tunai (cash) untuk keperluan konsumsi dan transportasi di sekitar area festival.
Dukungan Bahasa
- Informasi dalam bahasa Inggris mungkin terbatas di sekitar area utama festival.
Reservasi
- Tidak diperlukan reservasi untuk menghadiri festival, namun harap bersiap menghadapi kerumunan massa yang padat.
Pakaian & Barang Bawaan
- Karena banyak berjalan kaki di tengah kerumunan, gunakan sepatu yang nyaman dan pakaian yang mudah bergerak. Karena diadakan di bulan September, siapkan perlengkapan anti panas (minuman dan kipas) untuk menghadapi cuaca panas.
Fotografi
- Anda diperbolehkan mengambil foto/video, namun harap tetap menjaga ketertiban dan tidak menghalangi jalur parade.
Aksesibilitas
- Karena format festival yang berkeliling di jalanan, akan ada banyak hambatan dan kerumunan. Pengguna kursi roda disarankan untuk memeriksa rute terlebih dahulu.
Etika & Tata Krama
- Karena ini adalah ritual suci, harap tunjukkan rasa hormat dan jangan mengganggu jalannya prosesi ritual.