
Panduan
Sekido-ji adalah kuil aliran Shingon Shū yang terletak di kaki Gunung Mikata, Kota Nagahama, Prefektur Shiga. Kuil ini menaungi patung Jūichimen Kannon yang diyakini berasal dari akhir era Heian, yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Penting Nasional. Patung utama yang terbuat dari satu blok kayu pohon Zelkova (Keyaki) ini memiliki ciri khas unik, dengan detail warna merah tipis pada bagian bibir. Selain itu, tempat ini dikenal sebagai lokasi yang muncul dalam novel karya Yasushi Inoue yang berjudul 'Hoshi to Matsuri' dan juga memiliki sisi spiritual sebagai tempat pemujaan Kannon untuk memohon keturunan (pemberi anak).
Sejarah kuil ini sangat dalam, tercermin dari keberadaan patung utama yang berasal dari akhir era Heian. Patung Jūichimen Kannon yang terbuat dari kayu Zelkova ini masih menyisakan jejak warna, termasuk sisa warna merah pada bagian bibir yang menunjukkan bahwa dulunya patung ini memiliki warna yang sangat cerah. Keberadaan patung dengan latar belakang sejarah seperti ini merupakan dokumen penting dalam sejarah seni Buddha di Jepang. Selain itu, kepercayaan mengenai Kannon sebagai pemberi anak telah diwariskan secara turun-temurun di wilayah ini sebagai objek pemujaan lokal.

Daya tarik utama adalah patung Jūichemen Kannon yang merupakan Warisan Budaya Penting Nasional. Anda dapat mengagumi nilai artistik tinggi dari patung yang terbuat dari kayu Zelkova ini, termasuk detail warna pada bibir yang membangkitkan memori akan keindahan masa lalu. Selain itu, konteks sejarah yang berkaitan dengan karya sastra 'Hoshi to Matsuri' menambah nilai budaya tempat ini. Tata letak area kuil mengikuti kontur kaki Gunung Mikata, menciptakan harmoni yang indah antara bangunan bersejarah dengan lingkungan alam di sekitarnya.
Kunjungan ke Sekido-ji pada dasarnya difokuskan pada akhir pekan dan hari libur nasional dari bulan Maret hingga Desember (khusus bulan November, kuil buka setiap hari). Meskipun informasi mengenai acara musiman tertentu terbatas, lingkungan yang dikelilingi alam memberikan perubahan pemandangan yang indah di setiap musim. Namun, karena kuil mungkin tidak buka pada hari kerja, sangat penting untuk memeriksa jadwal kunjungan sebelum datang. Mengunjungi pada pagi hari akan memberikan pengalaman yang lebih tenang dan damai di dalam area kuil.

Aktivitas utama di sini adalah mengagumi patung Buddha yang merupakan Warisan Budaya Penting secara khidmat. Banyak peziarah datang untuk berdoa, terutama terkait dengan kepercayaan Kannon sebagai pemberi anak. Dengan memahami latar belakang sastra yang terkait dengan tempat ini, pengunjung dapat mengamati struktur kuil dan detail patung dengan perspektasi yang lebih dalam.
Sekido-ji terletak di Kinomoto-cho, Kota Nagahama, dan dikelilingi oleh pemandangan alam yang asri serta suasana kota tua yang bersejarah. Di dalam Prefektur Shiga, terdapat banyak kuil dan tempat suci bersejarah lainnya, sehingga Anda dapat memasukkan Sekido-ji sebagai bagian dari rute wisata di area Nagahama. Akses dengan kendaraan pribadi sangat memungkinkan, sehingga Anda dapat merencanakan perjalanan bersamaan dengan mengunjungi spot wisata terdekat lainnya.

Saat berkunjung, harap mematuhi peraturan kuil. Karena ini adalah tempat ibadah, harap menjaga ketenangan. Pembayaran biaya masuk memerlukan uang tunai. Mengenai pakaian, disarankan menggunakan sepatu yang nyaman untuk berjalan karena adanya kemungkinan tangga yang curam atau permukaan yang tidak rata. Selain itu, harap mengikuti protokol kesehatan seperti penggunaan masker atau sanitasi tangan jika diperlukan. Tidak perlu reservasi sebelumnya, namun pastikan untuk memeriksa hari operasional (seperti akhir pekan atau hari libur) sebelum berkunjung.