
Panduan
Hojo-e (Kofukuji) adalah kuil utama dalam aliran Koya Shingon yang terletak di Waseda, Shinjuku, Tokyo. Kuil ini memiliki nama gunung Kosho-zan. Dewa utamanya adalah Seikan Kannon Bosatsu, menjadikannya kuil bersejarah yang terdaftar sebagai tempat ke-15 dalam daftar 33 Kannon Edo dan tempat ke-30 dalam daftar 88 kuil di wilayah tersebut. Nama 'Hojo-e' sendiri merujuk pada tradisi kuno yang didasarkan pada filosofi menghargai dan melindungi kehidupan.
Kuil ini didirikan pada tahun 1641 (era Keio 18) sebagai kuil pendamping bagi Ana Hachiman-gu (Takada Hachiman). Selama era Edo, kuil ini berkembang pesat melalui hubungan erat dengan Ana Hachiman-gu dalam konteks sinkretisme Shinto-Buddha. Dahulu, terdapat kolam Hojo di dalam area kuil, namun seiring dengan perubahan struktur agama pada era Meiji dan pembangunan wilayah, kolam di samping aula utama kini digunakan secara simbolis untuk upacara Hojo-e. Meskipun sempat terhenti akibat Perang Dunia II, tradisi ini telah dihidupkan kembali dan tetap menjadi pusat kepercayaan masyarakat setempat.
Selain bersembahyang kepada Seikan Kannon Bosatsu, daya tarik utama kuil ini adalah upacara ritual khusus yang diadakan setiap musim. 'Hojo-e' adalah simbol dari semangat kasih sayang terhadap makhluk hidup. Selain itu, pemberian jimat 'Ichiyo Raifuku' (kembalinya cahaya/keberuntungan) yang telah berlanjut sejak zaman Edo merupakan budaya unik yang berkaitan dengan Ana Hachiman-gu. Suasana tenang di sekitar aula utama memberikan pelarian yang sempurna dari hiruk-pikuk kota Tokyo.
Kuil ini menawarkan berbagai upacara khusus sepanjang tahun. Pada 18 April, diadakan 'Spring Principal Deity Unveiling Ceremony' di mana pengunjung dapat melihat dewa utama secara langsung. Selain itu, festival 'Hojo-e' yang menjadi asal mula nama kuil ini diadakan setiap tahun pada Hari Olahraga. Ada juga 'Festival Musim Dingin' yang diadakan pada hari Dongzhi (titik balik matahari musim dingin). Mengunjungi kuil pada waktu-waktu ritual ini akan memberikan pengalaman langsung melihat peran tradisional kuil dalam masyarakat.
Pengunjung dapat mengamati ritual Buddha tradisional Jepang dan suasana upacara musiman yang sakral. Semangat 'Hojo' (melepaskan atau melindungi kehidupan) yang mendasari ritual ini sangat membantu dalam memahami pandangan Jepang terhadap alam dan agama. Anda juga dapat merasakan budaya Jepang melalui pemberian jimat tradisional seperti jimat Ichiyo Raifuku.
Kuil ini terletak di atas bukit, dekat persimpangan jalan Waseda-dori dan Suwa-dori. Area ini merupakan perpaduan antara kawasan pemukiman dan komersial yang tenang. Akses menuju kuil sangat mudah, hanya berjalan kaki singkat dari Stasiun Waseda (Tokyo Metro Tozai Line). Berdekatan dengan Ana Hachiman-gu, Anda dapat mengunjungi kedua tempat ini untuk memahami lebih dalam tentang sejarah sinkretisme Shinto-Buddha di Jepang.
Saat berkunjung, harap mengikuti aturan kuil. Menyiapkan uang tunai (koin) untuk persembahan (osaisen) akan memudahkan proses ibadah Anda. Untuk pengambilan foto di sekitar aula utama, harap lakukan dengan tenang agar tidak mengganggu jalannya ritual keagamaan. Sangat disarankan untuk mengenakan pakaian yang sopan dan tertutup (tidak terlalu terbuka) sebagai bentuk penghormatan. Harap menjaga ketenangan selama berada di area kuil untuk menghormati pengunjung lain dan prosesi ritual yang sedang berlangsung.