
Panduan
Hodo-ji adalah kuil aliran Shingon Koya yang konon didirikan oleh pertapa Hodo (Kuhachi) pada pertengahan abad ke-7. Dahulu dikenal sebagai 'Chofukuji', kuil ini memiliki sejarah panjang sebagai pusat kegiatan keagamaan. Di dalam area kuil, terdapat bangunan-bangunan yang memiliki nilai tinggi dalam sejarah arsitektur dan seni Jepang, seperti 'Shokudo' yang mempertahankan gaya arsitektur akhir periode Kamakura, serta 'Tahoto' dari periode Nanboku-cho. Bangunan-bangunan ini telah ditetapkan sebagai Aset Budaga Penting Nasional, menjadikannya tempat yang sangat berharga untuk memahami budaya Buddha lokal yang masih terjaga hingga kini.
Sejarah kuil ini sangat panjang, merunut kembali hingga abad ke-7. Keunikan utama Hodo-ji adalah keberadaan banyak bangunan dari masa kejayaan budaya Buddha lokal, khususnya dari akhir periode Kamakura hingga periode Nanboku-cho. Sebagai contoh, patung 'Kongorikishi' yang berada di gerbang Roumon telah teridentifikasi berasal dari tahun 1283 (tahun Koan ke-6) melalui catatan tertulis pada kayu yang ditemukan saat perbaikan. Keberadaan artefak dan prasasti seperti ini memberikan bukti nyata mengenai latar belakang sejarah yang sangat autentik.

Hodo-ji memiliki berbagai aset budaya yang bernilai tinggi. Pertama, 'Shokudo' yang merupakan Aset Budaya Penting, sebuah bangunan dari akhir periode Kamakura yang dahulu digunakan oleh para biksu untuk makan dan melakukan upacara. Kedua, 'Tahoto' yang berasal dari pertengahan periode Nanboku-cho juga merupakan Aset Budaya Penting. Selain itu, terdapat 'Juroku Rakan' (Enam Belas Arhat) yang merupakan replika dari lukisan Dinasti Song, sebuah karya seni Buddha yang sangat berharga. Anda juga dapat melihat 'Amida Sanzon-zu' (Lukisan Tiga Dewa Amida), sebuah lukisan yang menunjukkan detail pola halus dengan penggunaan emas dan warna-warna pekat khas lukisan Goryeo, yang dianggap sebagai salah satu karya tertua dari gaya tersebut di Jepang.
Hodo-ji adalah destinasi utama bagi mereka yang ingin mengagumi arsitektur dan patung Buddha bersejarah. Meskipun tidak ada acara besar musiman yang diumumkan, sangat disarankan untuk berkunjung pada siang hari saat cahaya matahari terang. Hal ini akan memudahkan Anda untuk mengamati detail arsitektur pada Tahoto dan Shokudo, serta melihat keindahan warna dan detail halus pada lukisan Amida Sanzon-zu secara jelas.

Di sini, Anda dapat mempelajari arsitektur kuil tradisional Jepang dan seni Buddha melalui pengamatan langsung. Anda dapat mengamati konteks sejarah di balik bangunan seperti Shokudo, Tahoto, dan patung Juroku Rakan. Dengan memperhatikan detail desain, seperti pola emas pada lukisan atau bentuk fisik patung Kongorikishi, Anda dapat merasakan keindahan estetika dan desain tradisional Jepang yang autentik.
Di sekitar Hodo-ji, terdapat beberapa situs sejarah lainnya, seperti prasasti bersejarah 'Hacho Gunteki Kibi'. Area ini juga kaya akan jejak budaya lokal di Minami-ku, Sakai, yang memungkinkan Anda untuk menelusuri lanskap sejarah yang lebih luas.

Saat berkunjung ke kuil, harap perhatikan hal-hal berikut: