
Panduan
Museum Hirado Dutch VOC Trade adalah museum sejarah yang merekonstruksi kantor perwakilan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) yang didirikan oleh Belanda sebagai pusat perdagangan di Jepang pada abad ke-17. Fasilitas ini memungkinkan pengunjung untuk merasakan kembali masa ketika Hirado menjadi titik strategis dalam era penjelajahan samudra melalui arsitektur dan koleksi yang dipamerkan. Salah satu daya tarik utamanya adalah rekonstruksi gudang batu yang dibangun sekitar tahun 1639, yang memiliki gaya arsitektur unik dan merupakan dokumen sejarah yang sangat berharga dalam sejarah Jepang.
Pada tahun 1609, ketika hubungan diplomatik resmi dengan Belanda dibuka, kantor cabang VOC didirikan di Hirado. Awalnya, kantor ini dibangun dengan merelokasi pemukiman warga, namun karena hubungan yang kompleks dengan Keshogunan Tokugawa, pusat perdagangan ini dipindahkan ke Dejima, Nagasaki, pada tahun 1641. Situs bekas kantor perdagangan di Hirado kemudian ditetapkan sebagai situs sejarah nasional. Pada tahun 2011, dalam rangka memperingati 400 tahun hubungan perdagangan Jepang-Belanda, gudang yang merekonstruksi fitur arsitektur masa lalu dibuka kembali sebagai 'Museum Hirado Dutch VOC Trade'. Di sini, pengunjung dapat mempelajari sejarah jaringan perdagangan luas yang dibangun Belanda di Asia, mulai dari interaksi dengan negara-negara Barat seperti Portugal dan Spanyol.
Pameran dibagi menjadi lantai 1 dan lantai 2, disusun agar pengunjung dapat mempelajari sejarah dari berbagai sudut pandang. Di lantai 1, pengunjung dapat melihat bagaimana Belanda menguasai dunia melalui lukisan yang dramatis dan alat navigasi. Pameran juga mencakup sejarah kapal Belanda yang bermula dari pendaratan di Bungo (Prefektur Oita), hubungan dengan Keshogunan, hingga kehidupan para staf kantor perdagangan. Salah satu fitur yang paling menarik adalah 'Globe Bergerak' yang memvisualisasikan jaringan perdagangan global VOC pada masa itu. Di lantai 2, terdapat area referensi yang menyediakan berbagai buku dan dokumen terkait sejarah pertukaran luar negeri di Hirado. Selain itu, pemandangan Pelabuhan Hirado yang terlihat dari pintu depan memberikan suasana nostalgia yang indah, seolah membawa kita kembali ke masa perdagangan aktif.
Karena museum ini adalah tempat untuk meresapi kedalaman sejarah, kami menyarankan untuk berkunjung pada pagi hari saat suasana masih relatif tenang. Konten pameran, mulai dari peran kantor perdagangan hingga detail komponen bangunan, dapat dinikmati sepanjang tahun. Anda dapat menikmati perpaduan antara arsitektur bersejarah dan pemandangan indah Pelabuhan Hirado tanpa terikat oleh musim.
Kunjungan ke sini bukan sekadar melihat-lihat, melainkan sebuah pengalaman sejarah yang nyata. Anda dapat mempelajari karakteristik arsitektur gudang tahun 1639 melalui pajangan komponen bangunan asli. Selain itu, terdapat bagian video yang menjelaskan sejarah kantor perdagangan melalui tiga segmen video yang informatif, memberikan pemahaman visual tentang kehidupan sehari-hari dan peran mereka di masa lalu. Perpaduan antara visual dan artefak fisik menciptakan pengalaman belajar yang multidimensi.
Di sekitar kota Hirado, terdapat banyak titik lain yang memancarkan nuansa sejarah. Di sekitar situs asli kantor perdagangan, Anda masih dapat menemukan sisa-sisa peninggalan seperti tembok Belanda, sumur Belanda, dan dinding batu pelabuhan yang memungkinkan Anda menelusuri jejak masa lalu. Menikmati jalan santai sambil mengagumi lanskap kota pelabuhan Hirata yang indah juga merupakan daya tarik utama area ini.
Karena area ini merupakan tempat untuk mempelajari dokumen dan sejarah, pengunjung diharapkan menjaga ketenangan. Mohon patuhi aturan untuk melindungi bangunan dan koleksi yang dipamerkan agar lingkungan tetap kondusif bagi semua orang.