Lewati ke konten
Hinoki no Shishimai (Oasa Hiko Jinja)

Panduan

Hinoki no Shishimai (Oasa Hiko Jinja)

9 mnt baca

Ringkasan & Daya Tarik

Di Kuil Oasa Hiko yang terletak di Kota Naruto, Prefektur Tokushima, diadakan ritual paling penting tahunan yang disebut 'Reisai' setiap tanggal 1 November. Bagian yang paling dinanti dari perayaan ini adalah 'Hinoki no Shishimai'. Tarian singa ini juga dikenal dengan sebutan 'Fufu Shishi' (Singa Pasangan), yang menampilkan keunikan dua ekor singa yang menari secara harmonis mengikuti irama genderang dan kayu pemukul (hyoshigi). Para penampil mengenakan kostum tradisional yang penuh warna, menampilkan performa yang kuat, energik, dan penuh semangat.

Sejarah & Latar Belakang Budaya

Kuil Oasa Hiko adalah kuil kuno yang telah lama menjadi pusat kepercayaan sebagai kuil utama di wilayah Awa. Dewa utama, Oasa Hiko no Kami, diyakini sebagai dewa yang membuka wilayah Awa. Selain itu, dewa Sarutahiko Okami yang disembah di sini adalah pelindung perjalanan dan keselamatan, yang dikenal sebagai pemandu saat turunnya dewa ke bumi. Hinoki no Shishimai dilakukan sebagai bagian dari ritual suci ini untuk memohon kemakmuran panen serta keselamatan keluarga.

Daya Tarik Utama

Daya tarik terbesarnya adalah gerakan dinamis yang tercipta dari interaksi dua ekor singa. Para penampil mengenakan kostum tradisional yang mewah dengan warna merah, emas, dan hitam, serta topeng singa yang besar. Gerakan kostum yang berkilau saat menari memberikan kesan visual yang sangat kuat. Selain itu, pada sesi pukul 15:00, pertunjukan berpindah ke area sekitar Torii Besar (Otorii), yang berjarak sekitar 1 km dari area utama kuil, memberikan perspektif baru dalam menikmati kemeriahan festival.

Waktu & Musim Terbaik

Acara ini hanya diadakan sekali setahun pada tanggal 1 November pada waktu-waktu tertentu. Jadwal utama dibagi menjadi tiga sesi: pukul 13:00, 14:00, dan 15:00. Sesi pukul 13:00 dan 14:00 berlangsung di sekitar area utama kuil, sedangkan sesi pukul 15:00 diadakan di sekitar Otorii (Gerbang Besar) yang berjarak sekitar 1 km. Sangat disarankan untuk merencanakan kunjungan Anda di bulan November untuk menikmati udara musim gugur yang jernih saat menyaksikan ritual ini.

Pengalaman & Aktivitas

Pengunjung dapat menyaksikan tarian singa dari dekat diiringi suara genderang yang menggelegar. Anda juga dapat merasakan struktur ritual Jepang yang lengkap, di mana para pendeta akan mengarak mikoshi (tandu suci) melalui jalan setapak mulai pukul 14:00. Ini bukan sekadar pertunjukan hiburan, melainkan kesempatan untuk merasakan sisi spiritual dan budaya mendalam dari Jepang.

Area Sekitar

Kuil Oasa Hiko terletak di lokasi yang asri di Kota Naruto. Di dalam area kuil, terdapat pohon Kamakura (Kusunoki) raksasa yang menjulang setinggi 22 meter dengan lingkar batang 8,3 meter, menjadikannya tempat yang sangat tenang dan alami. Gerbang Torii merah yang megah dengan tinggi sekitar 14,6 meter juga menjadi spot foto yang sangat ikonik. Area ini sangat cocok untuk dikunjungi sambil menikmati perjalanan darat atau jalan santai di sekitar Naruto.

Perlengkapan, Pakaian & Etika

Karena festival diadakan di area terbuka, cuaca dapat memengaruhi kenyamanan Anda. Harap perhatikan hal berikut:

  • Pembayaran: Karena banyak pedagang makanan di sekitar area kuil hanya menerima uang tunai, harap membawa uang tunai Yen Jepang.
  • Bahasa: Informasi di lokasi sebagian besar menggunakan bahasa Jepang. Dukungan bahasa Inggris sangat terbatas.
  • Reservasi: Tidak diperlukan reservasi sebelumnya untuk menonton.
  • Pakaian: Disarankan mengenakan pakaian yang sesuai dengan cuaca karena Anda akan berada di luar ruangan dalam waktu lama.
  • Fotografi: Anda diperbolehkan mengambil foto/video, namun harap tetap menghormati jalannya ritual dan tidak mengganggu pengunjung lain.
  • Aksesibilitas: Jalur kuil memiliki beberapa bagian berbatu dan anak tangga, jadi disarankan menggunakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki.
  • Etika: Karena ini adalah ritual keagamaan yang suci, harap menjaga sikap hormat selama acara berlangsung.