
Panduan
Museum Hijikata Toshizo adalah sebuah museum pribadi yang terletak di Hino, Tokyo. Museum ini berdiri di atas bekas lokasi kelahiran Hijikata Toshizo, sosok yang sangat terkenal sebagai wakil komandan Shinsengumi pada akhir zaman Edo. Museum ini dikelola oleh keturunan dari putra kakak laki-laki Toshizo. Di tempat yang masih menyimpan nuansa kediaman keluarga Hijikata ini, Anda dapat melihat berbagai dokumen berharga mengenai kehidupan Toshizo dan kesehariannya di Hino. Melalui koleksi yang dipamerkan, pengunjung dapat merasakan perjalanan hidup seorang samurai serta budaya kehidupan pada masa tersebut.
Bangunan utama museum ini dulunya adalah kediaman keluarga Hijoka, tempat Toshizo tinggal sebelum ia pergi ke Kyoto pada usia 29 tahun. Hingga tahun 1990, bangunan ini masih mempertahankan bentuk aslinya, namun setelah proses pembangunan kembali, sebagian area dibuka untuk umum sebagai museum. Museum ini resmi dibuka pada 11 Mei 1994, bertepatan dengan hari peringatan kematian Hijikata Toshizo, dan sejarahnya terus dijaga oleh generasi keluarga turun temurun. Meskipun sempat mengalami penutupan jangka panjang pada tahun 2022, museum ini telah dibuka kembali pada Mei 2024 untuk merayakan peringatan ke-30 pembukaannya. Koleksi yang ada tidak hanya berupa artefak sejarah, tetapi juga mencakup sejarah keluarga dan kearifan lokal masa lalu.
Salah satu daya tarik utama adalah 'Izumi no Kami Kanetsune Koshirae' (hiasan pedang), yang merupakan warisan budaya kota Hino. Pedang ini adalah karya pembuat pedang generasi ke-11, Seki Kanetsune, dan konon diberikan oleh Matsudaira Katamori yang menjabat sebagai penjaga Kyoto. Pedang ini kembali ke keluarga Hijoka setelah kematian Toshizo. Terkadang, bilah pedang aslinya dipamerkan secara terbatas di sekitar tanggal kematian Toshizo. Selain itu, terdapat juga koleksi puisi 'Toyotama Hakushu' yang ditulis dengan nama pena 'Toyotama', memberikan gambaran sisi budaya dan intelektual Toshizo di luar perannya sebagai samurai. Di halaman museum, Anda juga dapat melihat rumpun bambu panah yang konon ditanam oleh Toshizo saat ia berusia 17 atau 18 tahun, saat ia bersumpah untuk menjadi seorang pejuang hebat.
Perlu diperhatikan bahwa museum ini hanya buka pada hari Minggu ke-1 dan ke-3 setiap bulannya dari pukul 12:00 hingga 16:00. Sangat penting untuk memeriksa jadwal buka sebelum berkunjung. Anda dapat merasakan perubahan musim melalui pemandangan bambu di halaman dan koleksi yang menggambarkan kehidupan masa lalu. Khusus pada bulan Mei, bertepatan dengan bulan peringatan kematiannya, ada kemungkinan bilah pedang Izumi no Kami Kanetsune akan dipamerkan, sehingga waktu ini sangat direkomendasikan bagi para pecinta sejarah.
Melalui pengamatan koleksi, Anda dapat melakukan perjalanan spiritual untuk memahami jiwa samurai di akhir zaman Edo serta gaya hidup masyarakat di Hino. Anda dapat menemukan detail sejarah yang lebih dekat dan nyata, seperti tiang utama tempat Toshizo konon berlatih sumo, atau kotak obat kuno yang digunakan untuk berjualan obat-obatan (Ishida Sanyaku), yang memberikan dimensi sejarah yang lebih manusiawi dibandingkan sekadar membaca buku teks.
Di sekitar Hino, terdapat beberapa tempat lain yang berkaitan dengan Shinsengumi. Misalnya, 'Hino City Shinsengumi no Furusato Historical Museum' atau 'Sato Hikogoro Shinsengumi Museum' yang dikelola oleh keturunan dari saudara perempuan Toshizo. Mengunjungi tempat-tempat ini secara berurutan akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai sejarah Hijikata Toshizo dan kelompok Shinsengumi.
Saat berkunjung, harap perhatikan hal berikut: