
Panduan
Hayachine Kagura adalah seni pertunjukan tradisional yang diwariskan di distrik Ohsako dan distrik Take di Kota Hanamaki, Prefektur Iwate, dan telah terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada tahun 2009. Kagura ini memiliki sejarah panjang yang diturunkan oleh para praktisi Shugendo (pertapa gunung) yang menjadikan Gunung Hayachine sebagai tempat suci, dan telah dilestarikan selama lebih dari 600 tahun. Khususnya, 'Otsumi Kagura' adalah ritual penting yang dipersembahkan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada dewa di akhir tahun. Keunikan utama Otsumi Kagura terletak pada keanggunan tariannya yang mengikuti ritme tujuh ketukan (shichihakko) yang khas.
Akar dari Hayachine Kagura berasal dari aliran Shugendo yang menganggap Gunung Hayachine sebagai tempat suci. Dahulu, terdapat tradisi 'Mawari Kagura' atau 'Toori Kagura' di mana penari berkeliling dari satu desa ke desa lain. Otsumi Kagura dari distrik Otsumi dan Take Kagura dari distrik Take (yang memiliki ritme lima ketukan yang lebih gagah) memiliki karakteristik dan ritme yang berbeda, yang semuanya terikat erat dengan kepercayaan masyarakat setempat. Ritual penutup tahun ini merupakan upacara budaya yang dijaga ketat selama bertahun-tahun sebagai bentuk penghormatan kepada dewa di penghujung tahun.
Ciri khas utama Otsumi Kagura adalah gerakan yang anggun dan kostum yang sangat berwarna. Para penari mengenakan topeng dengan ekspresi unik dengan riasan wajah putih, serta pakaian mewah dengan sulaman emas dan aksesori yang mencolok. Gerakan dinamis namun halus yang selaras dengan ritme tujuh ketukan memberikan kesan spiritualitas dan estetika yang mendalam bagi penonton. Sosok penari yang memainkan kipas atau alat lainnya merupakan simbol dari estetika tradisional Jepang yang sangat kental.
Acara ini biasanya diadakan pada akhir Desember. Karena diadakan di tengah udara dingin musim dingin, waktu pelaksanaan adalah pada bulan Desember. Pertunjukan dimulai dari siang hari (sekitar pukul 13:30) hingga sore hari. Mengingat suhu di bagian utara Prefektur Iwate sangat rendah pada musim dingin, sangat disarankan untuk mengenakan pakaian hangat yang lengkap saat menonton.
Acara ini merupakan kesempatan untuk merasakan pengalaman budaya melalui menonton langsung tarian Kagura. Anda dapat mengamati secara dekat teknik tingkat tinggi yang terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO serta bentuk kepercayaan yang berakar kuat di masyarakat. Dengan memperhatikan detail gerakan penari, topeng, dan kostum, Anda dapat memperdalam pemahaman tentang spiritualitas Jepang.
Lokasi acara, 'Kagura no Yakata', terletak di distrik Ohsako, Kota Hanamaki. Lingkungan sekitarnya kaya akan alam dengan pemandangan tradisional khas Prefektur Iwate. Di dalam Kota Hanamaki juga terdapat banyak tempat bersejarah dan pemandian air panas (onsen), sehingga Anda dapat menyusun rute wisata yang menggabungkan pengalaman budaya ini dengan wisata lainnya.
Karena lokasi acara di Kagura no Yakata memiliki suhu yang sangat rendah pada bulan Desember, Anda wajib menyiapkan pakaian tebal dan perlengkapan penghangat tubuh. Akses menuju lokasi utamanya menggunakan kendaraan pribadi, jadi pastikan kendaraan Anda siap menghadapi kondisi jalan musim dingin. Selain itu, pengambilan foto atau video untuk tujuan komersial dilarang keras. Mohon jaga ketenangan dan tunjukkan rasa hormat terhadap ritual tradisional ini selama menonton.