
Panduan
Shimizua-midado adalah sebuah kuil Amida yang terletak di Kota Iwaki, Prefektur Fukushima, yang dibangun pada akhir zaman Heian (sekitar tahun 1160). Tempat ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi karena merupakan satu-satunya bangunan yang ditetapkan sebagai Harta Karun Nasional di Prefektur Fukushima. Bangunan ini terletak di sebuah pulau kecil di tengah kolam besar, dikelilingi oleh taman Jodo (Tanah Suci) yang dikelilingi air. Tata letak ini mencerminkan struktur tipikal dari kepercayaan terhadap Tanah Suci pada masa itu.
Kuil ini didirikan oleh Tokuhime, putri dari Fujiwara no Kiyohiko, pada tahun 1160. Secara arsitektural, bangunan ini menggunakan gaya satu lantai dengan atap yang dilapisi dengan kulit pohon 'Tochi'. Pada tahun 1952, nilai sejarahnya diakui secara resmi dan ditetapkan sebagai Harta Karun Nasional (Bangunan). Selain itu, area luas di sekitarnya juga ditetapkan sebagai situs sejarah nasional, yang telah mendukung tradisi dan budaya di wilayah ini selama bertahun-tahun.

Fokus utama kunjungan adalah Kuil Amida yang merupakan Harta Karun Nasional. Di dalam kuil, terdapat patung Amida Nyorai kayu serta dua pendamping di sisi kiri dan kanan (total 3 patung) yang juga ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional. Selain itu, terdapat juga patung berdiri Jikokuten dan Tamonten (total 2 patung) yang disimpan sebagai aset budaya penting. Taman Jodo yang mengelilingi bangunan juga merupakan elemen krusial. Penempatan bangunan yang seolah terapung di atas kolam mencerminkan filosofi masa lalu untuk merepresentasikan surga di dunia nyata.
Shimizua-midado menawarkan pemandangan yang berbeda di setiap musim. Pada musim semi, bunga sakura gunung akan bermekaran, sementara di musim panas, bunga teratai kuno akan mempercantik kolam. Di musim gugur, pemandangan dedaunan yang berubah warna akan terpantul di permukaan air. Udara yang tenang di musim dingin juga menciptakan suasana unik tersendiri. Jam operasional bervariasi tergantung musim: hingga pukul 16:15 dari April hingga Desember, dan hingga pukul 15:45 dari Januari hingga Maret. Anda dapat merasakan ekspresi yang berbeda antara cahaya siang hari yang terang dan suasana tenang menjelang senja.

Di sini, Anda dapat mempelajari gaya arsitektur tradisional Jepang dan konfigurasi taman berdasarkan filosofi Jodo dalam agama Buddha. Anda dapat merasakan harmoni antara bangunan bersejarah dan alam dalam lingkungan yang tenang. Harap diperhatikan bahwa setiap hari Rabu keempat setiap bulannya (dan Rabu kedua serta keempat pada bulan Desember), akses menuju area dalam kuil melalui jembatan akan ditutup, sehingga pengunjung tidak dapat masuk ke area utama.
Wilayah sekitar memiliki sejarah sebagai pusat tambang batu bara Iwaki. Terletak di tengah pemandangan alam Kota Iwaki yang kaya, tempat ini sangat cocok sebagai titik awal untuk berjalan-jalan sejarah. Di sekitar juga terdapat fasilitas terkait seperti Ganjo-ji dan Fudo-do, yang membentuk rute untuk memahami sejarah lokal lebih dalam.

Karena area ini mencakup kolam, jembatan, dan tangga, kami menyarankan Anda untuk mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan. Harap menjaga ketenangan dan sikap hormat selama berada di area kuil. Pembayaran umumnya hanya menerima uang tunai. Loket pendaftaran tutup 30 menit sebelum gerbang ditutup, jadi pastikan Anda tiba lebih awal. Selain itu, karena kunjungan dapat dibatalkan secara mendadak akibat cuaca buruk (hujan deras, angin kencang, atau salju), disarankan untuk memeriksa informasi terbaru sebelum berkunjung.