
Panduan
Hakoshima Jinja, yang terletak di Itoshima, Prefektur Fukuoka, adalah sebuah kuil yang sangat unik karena letaknya yang berada di sebuah pulau kecil di tengah laut. Pada zaman Edo, keindahan pemandangannya begitu memukau sehingga tempat ini dijuluki sebagai 'Ryugu-jo' atau Istana Naga. Saat ini, kuil ini menjadi destinasi populer bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin mencari ketenangan dan pengalaman spiritual yang mistis di tengah laut yang biru.
Wilayah Hakoshima telah lama dikenal sebagai tempat wisata yang indah di Itoshima. Sejarah mencatat bahwa pada zaman Edo, seorang biksu Zen terkenal sekaligus pelukis, Senga Oshō, pernah mengunjungi tempat ini dan mengabadikan keindahannya melalui puisi dan lukisan. Pada era Taisho hingga awal Showa, kawasan ini juga sempat berkembang sebagai pusat hiburan dengan banyaknya kedai teh dan restoran di sekitarnya. Meskipun dahulu merupakan area yang ramai dengan bangunan, kini Hakoshima telah kembali ke bentuk aslinya sebagai destinasi wisata alam yang tenang dan asri.

Ciri khas utama dari tempat ini adalah lokasinya yang berada di pulau kecil di tengah laut. Jika dahulu akses ke pulau memerlukan jembatan, kini telah tersedia jalan beton yang memungkinkan pengunjung untuk berjalan menuju pulau. Selain itu, koleksi Goshuin (stempel suci) di sini juga sangat terkenal, terutama desain baru yang dimulai sejak tahun Reiwa 1 yang menarik banyak perhatian pengunjung. Di bagian dalam area kuil, terdapat tangga batu yang akan menuntun Anda menuju sebuah bangunan suci (hokora) yang sakral.
Hakoshima Jinja dapat diakses 24 jam, namun suasana tempat ini berubah sesuai musim dan waktu. Pada musim panas, kontras antara warna laut yang biru dengan struktur kuil memberikan kesan yang sangat menyegarkan. Secara historis, kawasan ini juga pernah memiliki sistem pencahayaan di malam hari, sehingga memberikan nuansa yang berbeda. Sangat disarankan untuk memeriksa kondisi pasang surut air laut dan prakiraan cuaca sebelum berkunjung agar perjalanan Anda berjalan lancar.

Selain beribadah, Anda dapat merasakan pengalaman spiritual yang mendalam. Karena kuil ini memuja Aizen Myoo, tempat ini dikenal sebagai 'Dewa Cinta', menjadikannya destinasi utama bagi mereka yang ingin berdoa untuk keberuntungan dalam cinta maupun untuk kecantikan diri. Selain itu, terdapat kepercayaan lokal mengenai penyembuhan penyakit telinga, yang menunjukkan betapa kuatnya akar tradisi dan kepercayaan di wilayah ini.
Di sekitar area ini terdapat beberapa pilihan tempat parkir yang bisa digunakan. Dalam jarak berjalan kaki, terdapat taman dan restoran yang bisa Anda kunjungi untuk bersantai setelah berkunjung ke kuil. Secara historis, terdapat catatan tentang bangunan bernama 'Noda Besso' di bukit yang menghadap ke arah ini, tempat orang-orang dahulu menikmati pemandangan laut yang indah. Anda dapat menikmati seluruh keindahan alam Itoshima sambil menjelajahi area sekitarnya.

Karena Anda akan berjalan melalui jalan beton menuju pulau, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki. Perlu diperhatikan bahwa aturan mengenai parkir di area ini sangat ketat; pastikan Anda hanya menggunakan tempat parkir yang telah ditentukan. Parkir liar di pinggir jalan sangat dilarang dan dapat dikenakan denda. Selain itu, siapkan uang tunai (cash) untuk pembayaran parkir atau fasilitas di sekitar agar transaksi lebih lancar. Harap selalu menjaga ketenangan dan mematuhi etika beribadah di kuil.