
Panduan
Go hyaku Rakan yang terletak di Kota Tono, Prefektur Iwate, adalah sekumpulan patung batu yang terdiri dari 500 sosok Arhat yang dipahat langsung pada batu-batu alam berukuran besar maupun kecil. Arhat (Rakan) adalah murid-murid Buddha, dan sosok mereka diukir mengikuti bentuk alami batu tersebut. Tempat ini bukan sekadar objek wisata biasa, melainkan sebuah situs spiritual yang menyimpan doa dan harapan masyarakat setempat untuk menenangkan jiwa-jiwa yang wafat akibat penderitaan di masa lalu.
Tempat ini memiliki kaitan erat dengan sejarah kelaparan besar yang pernah melanda wilayah ini. Pada tahun 1770 (Era Horeki ke-5), terjadi bencana banjir yang diikuti oleh salah satu dari empat kelaparan besar di domain Nanbu, yang menyebabkan banyak korban jiwa di wilayah Tono. Untuk menenangkan arwah para korban tersebut, pada tahun 1788 (Era Tenmei ke-3), biksu Gizan dari kuil Daiji menyuruh pemahatan 500 sosok Arhat pada batu-batu alam. Setiap patung memiliki makna mendalam yang terhubung dengan peristiwa sejarah tragis di daerah ini.

Daya tarik utamanya adalah pengamatan langsung terhadap 500 patung Arhat yang bentuknya bervariasi sesuai dengan bentuk asli batu alam. Karena ekspresi dan postur setiap patung berbeda-beda tergantung pada bentuk batu, setiap detailnya sangat unik untuk diamati. Anda dapat melihat keindahan estetika dan makna sejarah dari bagaimana sosok 'Arhat' dalam ajaran Buddha diwaisatkan pada batu-batu tersebut.
Karena Go hyaku Rakan adalah situs terbuka yang menggunakan batu alam, kondisi kunjungan sangat dipengaruhi oleh cuaca. Anda dapat berkunjung di musim apa pun, namun sangat disarankan untuk datang pada siang hari saat cahaya matahari cukup terang. Cahaya alami akan memudahkan Anda melihat detail pahatan pada batu dan membantu Anda lebih memahami latar belakang sejarahnya secara visual.

Kegiatan utama di sini adalah berjalan santai menyusuri deretan patung batu. Anda dapat berjalan perlahan sambil mengamati berbagai ekspresi unik dari setiap patung dan bagaimana mereka tertata di alam. Merasakan suasana hening dan spiritual sebagai tempat peringatan arwah akan memberikan pengalaman yang sangat berkesan dan menenangkan jiwa bagi setiap pengunjung.
Kota Tono sendiri dikenal sebagai daerah yang masih kental dengan cerita rakyat dan legenda tradisional Jepang. Di sekitar Go hyaku Rakan, terdapat banyak pemandangan alam yang mencerminkan lanskap asli Tono. Jika Anda tertarik pada sejarah dan budaya, sangat disarankan untuk mengunjungi situs bersejarah lain di sekitar area ini untuk merasakan budaya Iwate secara lebih mendalam.
Karena area ini merupakan situs terbuka dengan medan berbatu, sangat disarankan untuk menggunakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki. Mengingase sifat tempat ini sebagai lokasi peringatan arwah, pengunjung diharapkan menjaga perilaku dan menghormati kesucian lingkungan sekitar.