
Panduan
Terletak di dalam Taman Nasional Daisetsuzan, Kamikawa-cho, Hokkaido, Air Terjun Ginga dan Ryusei adalah dua air terjun indah yang mengalir di sepanjang tebing curam sepanjang 24 km di tepi Sungai Ishikari. Tempat ini merupakan ikon keindahan bentuk alam dan telah terpilih sebagai salah satu dari 100 Air Terjun Terbaik di Jepang. Satu sisi menampilkan 'Ginga no Taki' (Air Terjun Galaksi) yang tampak halus dan anggun seperti benang sutra, sementara sisi lainnya adalah 'Ryusei no Taki' (Air Terjun Meteor) yang mengalir kuat dalam satu jalur tebal. Karena keindahan kontrasnya, keduanya sering disebut sebagai 'Air Terjun Pasangan'.
Area ini terbentuk dari proses erosi Sungai Ishikari selama ribuan tahun terhadap batuan tuff yang terakumulasi akibat letusan Gunung Daisetsuzan sekitar 30.000 tahun lalu. Karakteristik utamanya adalah dinding batu raksasa dengan struktur kolom yang menjulang tinggi sekitar 200 meter. Dahulu, Jalan Nasional 39 melewati tepat di bawah tebing, namun setelah adanya insiden jatuhan batu, jalur baru yang disebut 'Terowongan Ginga' dibangun. Sebagian jalan lama tetap dipertahankan sebagai jalur wisata, memberikan pemandangan historis yang menunjukkan kekuatan sekaligus keindahan alam yang dahsyat.

Fitur paling menonjol adalah kontras antara Ginga dan Ryusei. Air Terjun Ginga memiliki ketinggian 104 meter dengan aliran yang melebar anggun, sering disebut sebagai 'Air Terjun Betina'. Sebaliknya, Air Terjun Ryusei memiliki ketinggian 90 meter dengan aliran lurus yang sangat kuat, dijuluki sebagai 'Air Terjun Jantan'. Anda dapat merasakan kekuatan ini dari dekat area parkir. Selain itu, terdapat titik pandang bernama 'Sokutadai' yang terletak sekitar 20 menit mendaki dari area parkir, di mana Anda dapat melihat kedua air terjun ini mengalir berdampingan secara sempurna.
Keindahan dapat dinikmati sepanjang tahun, namun setiap musim menawarkan wajah yang berbeda. Musim panas menawarkan aliran air yang sangat deras dan dinamis. Pada musim gugur, perpaduan warna putih air terjun dengan dedaunan musim gugak yang berwarna-warni menciptakan pemandangan yang luar biasa. Di musim dingin, Anda dapat melihat keindahan es yang membeku, yang berkaitan dengan festival es di area Sounkyo. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah siang hari agar detail tekstur dinding batu dan aliran air terlihat jelas.
Kegiatan utama adalah berjalan santai sambil mengamati keajaiban alam. Perjalanan dari tempat parkir menuju titik pandang Sokutadai memberikan pengalaman seperti hiking ringan di alam terbuka. Anda dapat mengambil foto pemandangan dramatis dengan latar belakang tebing curam. Karena area Sounkyo kaya akan alam, kunjungan ke sini sangat cocok dikombinasikan dengan wisata pemandian air panas (onsen) di sekitarnya.
Di dekat air terjun terdapat fasilitas parkir dan area istirahat bagi wisatawan. Area Sounkyo Onsen adalah salah satu destinasi onsen utama di Hokkaido dengan banyak hotel besar. Selain itu, dekat dengan lokasi ini juga terdapat stasiun kereta gantung (ropeway) Gunung Kurodake, yang memungkinkan Anda menikmati pemandangan pegunungan dari ketinggian.