
Panduan
Fuoroen adalah taman bunga plum yang luas yang terletak di kaki pegunungan di bagian timur Kota Kofu, Prefektur Yamanashi. Memiliki luas sekitar 50.000 m², taman ini memanfaatkan topografi alami dengan lembah dan kolam untuk menata sekitar 3.200 pohon plum hias, sakura, pohon pinus merah, nanten, azalea, dan maple secara harmonis. Taman ini dikenal sebagai salah satu tempat terbaik untuk merayakan datangnya musim semi melalui keindahan bunga plum.
Sejarah Fuoroen bermula pada tahun 1887, ketika dibuka sebagai vila pribadi oleh Masuemon Okumura generasi ketujuh, seorang pedagang tekstil di Kofu. Nama 'Fuoroen' berasal dari kisah kuno Tiongkok yang bermakna 'memasuki gerbang keabadian, berkelana di antara bebatuan unik dan pohon-pohon legendaris untuk mencapai kedamaian abadi'. Sesuai dengan filosofi ini, gerbang besar dibangun di pintu masuk sebagai simbol 'Gerbang Keabadian', kolam di dalam taman disebut 'Kolam Shoyo', dan paviliun di tepinya disebut 'Choseikaku', menjaga lanskap budaya yang menyatu dengan alam.

Taman ini memiliki jalur pejalan kaki yang menyerupai labirin yang memanfaatkan kontur alami tanah. Berikut adalah daya tarik utamanya:
Sorotan utama Fuoroen adalah musim mekarnya bunga plum dari bulan Februari hingga Maret. Pada periode ini, banyak pengunjung datang dari wilayah Kanto dan sekitarnya. Menikmati bunga plum di tengah udara pagi yang segar atau melihat Gunung Fuji di bawah cahaya siang hari memberikan pengalaman yang berbeda. Selain plum, Anda juga bisa menikmati transisi musim melalui bunga sakura, maple, dan peony.

Selain berjalan-jalan, menikmati kuliner di kios makanan adalah salah satu daya tarik lainnya. Di kios seperti 'Komian', Anda dapat menikmati makanan hangat seperti oden atau minuman manis hangat (amazake) untuk menemani perjalanan Anda. Karena pemandangannya yang sangat indah, banyak pengunjung yang datang membawa kamera untuk menangkap momen estetik.
Terletak di bagian timur lembah Kofu, area di sekitar Fuoroen menawarkan pemandangan alam khas Yamanashi yang indah. Lokasinya sangat strategis dan mudah diakses dari pusat Kota Kofu.
Pembayaran di kios makanan umumnya menggunakan uang tunai. Disarankan untuk menyiapkan uang tunai jika ingin menikmati oden atau amazake.
Informasi dalam bahasa Inggris mungkin tersedia di beberapa titik, namun komunikasi utama menggunakan bahasa Jepang. Disarankan menggunakan aplikasi penerjemah.
Tidak diperlukan reservasi untuk masuk ke taman. Silakan datang langsung sesuai dengan periode pembukaan.
Taman ini memiliki kontur tanah yang bergelombang dan beberapa jalur tidak beraspal. Sangat disarankan menggunakan sepatu jalan yang nyaman. Karena suhu bisa sangat dingin pada bulan Februari-Maret, bawalah pakaian hangat.
Fotografi diperbolehkan, namun harap menjaga ketenangan agar tidak mengganggu pengunjung lain.
Karena adanya perbedaan ketinggian dan jalur yang tidak rata, akses untuk kursi roda mungkin terbatas.
Harap tetap berada di jalur pejalan kaki yang telah ditentukan untuk menjaga tanaman, dan bawa kembali sampah Anda atau gunakan tempat sampah yang tersedia.