
Panduan
Museum of Nenko terletak di Wakasa, Prefektur Fukui, sebuah museum yang berfokus pada geologi dan arkeologi. Fitur utamanya adalah pameran mengenai 'Nenko' (lapisan tahunan), yaitu endapan sedimen halus yang ditemukan di dasar Danau Suigetsu, salah satu dari Tiga Danau Mikata. Nenko ini sangat langka karena memiliki panjang 45 meter dan mencakup rentang waktu sekitar 70.000 tahun, menjadikannya standar dunia dalam penelitian iklim purba. Selain koleksi ilmiahnya, museum ini juga dikenal karena desain bangunannya yang memukau yang telah memenangkan penghargaan BCS ke-61.
Penelitian di Danau Suigetsu dimulai pada tahun 1991, dan melalui investigasi pengeboran sejak tahun 2006, penemuan luar biasa berhasil dilakukan. Karena lingkungan Danau Suigetsu yang unik—di mana tidak ada aliran sungai besar yang masuk dan tidak ada organisme yang hidup di dasar danau—lapisan sedimen terbentuk tanpa gangguan. 'Sedimen ajaib' ini memiliki presisi sangat tinggi dalam penanggalan karbon radioaktif. Pada tahun 2012, dalam konferensi karbon radioaktif dunia di Prancis, Nenko diakui sebagai standar global untuk penentuan penanggalan geologis. Hasil penelitian bersejarah ini merupakan hasil kolaborasi internasional yang melibatkan tim dari Jepang, Inggris, Jerman, dan negara lainnya.

Inti dari pameran ini adalah spesimen asli Nenko yang membentang sepanjang 45 meter. Spesimen ini dipamerkan dalam bentuk irisan tipis yang dilapisi resin epoksi, memungkinkan pengunjung melihat langsung lapisan waktu yang tersusun selama 70.000 tahun. Selain itu, terdapat penjelasan mendalam mengenai pembentukan Nenko, perbandingan dengan kasus Nenko di tempat lain di dunia, serta studi paleoklimatologi (iklim purba). Museum ini juga telah mengintegrasikan teknologi digital, di mana pengunjung dapat menggunakan kode QR untuk mengakses penjelasan tambahan yang lebih detail.
Museum ini terletak di dalam Jomon Roman Park yang kaya akan alam. Pemandangan di sekitar dan desain kaca patri (stained glass) dapat berubah sesuai musim. Misalnya, desain kaca patri bertema Nenko tahun 2025 memberikan nuansa musiman yang unik. Kami menyarankan untuk berkunjung pada siang hari agar Anda dapat menikmati pemandangan alam melalui arsitektur modern yang didominasi kaca sambil mempelajari sains secara mendalam.
Di sini, Anda tidak hanya sekadar melihat, tetapi juga mengikuti proses penemuan ilmiah. Penggunaan kode QR untuk penjelasan digital membantu memperdalam pemahaman visual. Selain itu, pada acara tertentu seperti 'Wakasa Mikata Five Lakes Two-Day March', terdapat kesempatan khusus bagi peserta untuk masuk secara gratis. Ini adalah kesempatan intelektual untuk mempelajari sejarah bumi dari perspektif geologi.
Museum ini berada di dalam kawasan 'Jomon Roman Park', yang berdekatan dengan 'Wakasa Mikata Jomon Museum' dan 'Jomon Colosseum'. Area ini menawarkan pemandangan indah Danau Mikata dan dekat dengan Michi-no-Eki Mikata (rest area). Anda dapat merancang rute perjalanan yang menggabungkan kunjungan ke situs sejarah dan alam di sekitar lokasi.
Karena beberapa penjelasan pameran menggunakan kode QR, sangat disarankan untuk membawa perangkat yang dapat terhubung ke internet (seperti smartphone atau tablet) untuk pengalaman belajar yang lebih maksimal. Harap pastica kembali informasi terbaru mengenai metode pembayaran dan ketersediaan bahasa Inggris di lokasi.