
Panduan
Upannaka Tendoku-e adalah upacara tahunan istimewa yang diselenggarakan di Kofukuji, kuil utama dari sekte Hosso, setiap tanggal 17 Oktober. Khusus untuk hari ini, Nanno-endo—sebuah bangunan penting yang biasanya tidak dibuka untuk umum—akan dibuka secara khusus. Ciri khas utama dari ritual ini adalah gerakan unik para biksu yang melantunkan 'Upannaka Sutra' sambil mengayunkan kitab suci yang disebut 'Orihon' ke udara. Ritual yang agung ini merupakan pengalaman langka yang memadukan spiritualitas Buddha yang mendalam dengan ruang arsitektur bersejarah yang megah.
Upannaka Sutra adalah kitab suci yang mencatat ajaran dasar Mahayana Buddha, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin oleh Xuanzang dari Tiongang pada abad ke-7. Kitab ini sangat luas, mencakup 16 bagian, 600 volume, dan 5 juta karakter, di mana intisarinya diringkas dalam 262 karakter yang dikenal sebagai 'Heart Sutra'. Pembacaan sutra ini telah dilakukan sejak zaman kuno sebagai ritual untuk memohon perlindungan dari bencana dan ketenangan negara. Di Jepang, catatan mengenai ritual ini sudah ada sejak tahun 703 (era Daio), dan pada tahun 737, ritual ini secara resmi diakui sebagai upacara tahunan bagi istana. Nanno-endo sendiri adalah bangunan beratap segi delapan yang dibangun kembali pada tahun 1789, dan dulunya dianggap sebagai tempat yang sangat suci sehingga bahkan para biksu pun dibatasi untuk memasuki area dalam.
Daya tarik utama adalah objek pemujaan utama di Nanno-endo, yaitu 'Patung Bodhisattva Fukuuken Sakunokannonsatsu'. Patung raksasa setinggi sekitar 336 cm ini merupakan Harta Nasional Jepang yang diyakini dibuat oleh aliran pengrajin ternama era Heian, Kokei. Di hadapan patung suci ini, para biksu akan melantunkan sutra dengan suara lantang mengikuti instruksi pemimpin upacara, sambil mengayunkan kitab suci ke udara dalam ritual 'Tendoku'. Suara lantunan sutra yang bergema di tengah keheningan dan gerakan kitab yang melayang di udara akan memberikan kesan yang sangat dramatis dan mengesankan bagi pengunjung.
Acara ini hanya diadakan satu hari dalam setahun, yaitu pada 17 Oktober. Meskipun waktu operasional secara umum adalah dari pukul 09:00 hingga 17:00, waktu pembukaan khusus Nanno-endo dan inti dari ritual ini sangat terbatas, sehingga disarankan untuk memeriksa jadwal detail sebelumnya. Pada bulan Oktober, iklim di Nara sangat nyaman dan sejuk, memberikan suasana yang tenang dan khusyuk untuk menikmati ritual di tengah udara musim gugur yang mulai terasa.
Pengunjung dapat mengamati ritual Buddha tradisional Jepang dari jarak dekat di dalam ruang istimewa Nanno-endo. Ini bukan sekadar wisata biasa, melainkan pengalaman budaya untuk menyaksikan langsung kelanjutan tradisi keagamaan yang telah berlangsung selama lebih dari seribu tahun. Gerakan unik mengayunkan kitab suci ke udara adalah elemen dinamis yang tidak dapat ditemukan di tempat lain.
Kofukuji terletak di dalam area luas Taman Nara. Di sekitarnya terdapat berbagai tempat wisata utama seperti Kuil Todai-ji, Kuil Kasuga Taisha, dan Museum Nasional Nara, yang dapat diakses dengan mudah dengan berjalan kaki atau bus. Setelah menyaksikan Upannaka Tendoku-e, Anda dapat berjalan-jalan menikmati suasana kota bersejarah atau menikmati kuliner tradisional Nara.
Nanno-endo adalah tempat yang sangat suci. Harap melepas topi dan berdoa dengan tenang. Gunakan pakaian yang sopan (tidak terbuka) saat berkunjung ke area kuil. Karena jalur di sekitar mungkin berupa kerikil atau batu, disarankan menggunakan sepatu yang nyaman untuk berjalan. Selama ritual berlangsung, harap menjaga ketenangan dan tidak mengganggu jalannya upacara demi menghormati para biksu dan pengunjung lainnya.