
Panduan
Museum of Bizen Osafune Sword terletak di wilayah Osafune, Kota Setouchi, Prefektur Okayama, dan merupakan museum yang didedikasikan khusus untuk sejarah dan teknik pembuatan pedang Jepang. Bizen-to (pedang Bizen) adalah merek pedang yang sangat dihormati dalam sejarah Jepang. Di museum ini, Anda dapat melihat evolusi dan keindahan pedang dari perspektif profesional. Pedang yang dipamerkan bukan sekadar senjata, melainkan karya seni dengan nilai estetika tinggi. Anda dapat menyaksikan bagaimana desain pedang berubah mencerminkan kondisi sosial, seperti pada era Muromachi, di mana bentuk pedang menyesuaikan dengan kebutuhan zaman.
Wilayah Bizen (sekarang bagian tenggara Okayama) telah lama dikenal sebagai pusat produksi pedang berkualitas tinggi. Pedang yang dibuat pada era Muromachi diklasifikasikan berdasarkan periode pembuatannya, seperti 'Eio Bizen', 'Eikyo Bizen', dan 'Sue Bizen'. Klasifikasi ini menunjukkan bagaimana bentuk dan desain pedang berubah drastis tergantung apakah masyarakat saat itu berada dalam masa damai atau masa perang. Pada masa damai, pedang cenderung memiliki bentuk yang elegan dan anggun, sementara pada masa perang, fokus beralih pada kekuatan dan fungsionalitas. Pedang berfungsi sebagai cermin yang merefleksikan semangat dan kondisi sosial pada masanya.

Pameran kami berfokus pada perbedaan gaya desain di setiap era. Kami memperkenalkan pesona Bizen-to, terutama pedang yang dibuat di wilayah Osafune pada era Muromachi. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pembukaan khusus koleksi Pusaka Nasional, Tachi Mumei Ichimonji (Yamadorige). Yamadorige dikenal sebagai salah satu mahakarya terbaik dari aliran Ichimonji dengan kehadiran yang sangat megah. Di ruang pameran, Anda dapat mempelajari evolusi pedang Jepang dengan membandingkan panjang bilah, lengkungan, dan karakteristik khas dari setiap zaman.
Museum mengadakan pameran tematik yang berbeda tergantung musim. Misalnya, pada musim panas, sering diadakan pameran dasar seperti "Selamat Datang di Dunia Pedang!" yang dirancang agar mudah dipahami oleh pemula. Karena adanya pameran khusus untuk koleksi Pusaka Nasional pada waktu tertentu, sangat penting untuk memeriksa jadwal pameran terbaru di situs resmi sebelum berkunjung. Jam operasional museum adalah pukul 09:00 hingga 17:00 (pintu masuk terakhir pukul 16:30). Kami menyarankan untuk berkunjung pada pagi hari agar dapat menikmati suasana pameran yang lebih tenang.

Selain melihat koleksi, Anda juga dapat memperdalam pengetahuan melalui berbagai program. Misalnya, sebulan sekali diadakan lokakarya perawatan pedang yang menyertakan demonstrasi menggunakan koleksi museum. Terkadang juga diadakan kursus budaya seperti pembuatan pisau kertas (paper knife). Program-program ini biasanya memerlukan reservasi terlebihな, memberikan kesempatan langka untuk mempelajari teknik dan penggunaan alat tradisional secara langsung.
Wilayah Bizen Osafune adalah tempat di mana sejarah pedang Jepang masih terasa sangat hidup. Di sekitar museum, Anda dapat menemukan bengkel kerja (workshop) yang masih melestarikan teknik tempa tradisional serta pemandangan kota bersejarah. Setelah menikmati pameran, Anda dapat berjalan-jalan santai menikmati suasana sejarah di lingkungan sekitar.

Demi kenyamanan bersama, harap patuhi aturan berikut: