
Panduan
Bekshi Copper Mine Ruins adalah bekas lokasi tambang tembaga yang sangat penting di Jepang, terletak di Kota Niihama, Prefektur Ehime. Tambang ini mulai beroperasi pada tahun 1691 dan telah mendukung industri Jepang selama bertahun-tahun. Saat ini, situs ini dijuluki sebagai 'Machu Picchu dari Timur' karena pemandangannya yang unik, di mana terowongan yang tertutup, bekas jalur kereta api pengangkut mineral, dan dinding batu bekas pemukiman menyatu secara harmonis dengan alam sekitarnya. Sebagai warisan industri modern, tempat ini menawarkan pengalaman spiritual dan visual yang luar mumpuni melalui perpaduan antara peradaban manusia dan alam.
Sejak dibuka pada tahun 1691, lokasi ini dikenal karena menghasilkan tembaga dengan kemurnian yang sangat tinggi. Dahulu, distrik Tonaru berfungsi sebagai pusat penambangan, dan pada tahun 1916, pusat operasional dipindahkan ke Tonaru. Kemudian, pada tahun 1930, pusat beralih ke distrik Hadeba hingga tambang ini resmi ditutup pada tahun 1973. Tempat ini memainkan peran krusial dalam sejarah industri tembaga Jepang. Saat ini, situs ini menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin melihat bagaimana sejarah industri kembali 'hidup' di tengah rimbunnya alam.

Bekshi Copper Mine Ruins terbagi menjadi beberapa area dengan pemandangan sejarah yang berbeda. Di sekitar Gunung Dozan, terdapat jalur pejalan kaki yang memungkinkan Anda menyusuri jejak pusat tambang lama di tengah alam. Di distrik Tonaru, Anda dapat melihat sisa-sisa terowongan, jalur kereta api pengangkut mineral, serta dinding batu bekas tempat tinggal pekerja. Sementara itu, di distrik Hadeba, terdapat fasilitas 'Minetopia Besshi' yang menawarkan pengalaman edukasi melalui pameran di dalam bekas gudang mesiu dan kereta api tambang, serta area aktivitas seru lainnya.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada bulan April atau Mei, saat tanaman hijau mulai tumbuh subur, menciptakan kontras yang indah antara sisa-sisa sejarah dan alam yang segar. Di musim dingin hingga awal musim semi, pemandangan saat salju mencair di puncak gunung juga menawarkan estetika yang unik. Untuk fotografi, waktu siang hari sangat disarankan agar detail struktur bangunan terlihat jelas. Jika Anda berencana mengunjungi fasilitas seperti Minetopia Besshi, pastikan untuk menyesuaikan jadwal dengan jam operasional masing-masing fasilitas.

Di distrik Hadeba, Minetopia Besshi menyediakan berbagai aktivitas edukatif. Anda bisa mencoba naik kereta api tambang wisata yang memanfaatkan jalur bersejarah, atau menjelajahi fasilitas pameran di dalam bekas gudang mesiu. Selain itu, terdapat juga aktivitas mencari emas (gold panning) yang sangat menarik bagi keluarga. Pengalaman ini tidak hanya sekadar belajar sejarah, tetapi juga memberikan sensasi nyata yang tak terlupakan bagi anak-anak maupun penggemar sejarah.
Untuk memahami sejarah Bekshi secara mendalam, disarankan untuk menjelajahi situs-situs di sekitarnya. Di distrik Tonaru, terdapat museum sejarah, bengkel tambang, serta bekas gudang penyimpanan yang memberikan nuansa industri yang kuat. Akses menuju lokasi dapat ditempuh melalui rute yang menyajikan pemandangan alam yang indah dari pusat kota Niihama melalui Prefektur 47.

Metode pembayaran bervariasi tergantung pada fasilitas. Di fasilitas utama seperti Minetopia Besshi, kartu kredit (Visa/MasterCard) dan kartu IC transportasi dapat digunakan. Namun, untuk area jalur pejalan kaki alam, tidak ada biaya yang dikenakan.
Fasilitas utama seperti Minetopia Besshi menyediakan papan informasi dalam bahasa Inggris, namun dukungan bahasa di area alam terbuka atau jalur pejalan kaki sangat terbatas.
Untuk penggunaan kereta api tambang wisata atau fasilitas pameran tertentu, reservasi mungkin diperlukan tergantung pada musim atau situasi. Disarankan untuk memeriksa situs resmi sebelum berkunjung.
Karena area ini mencakup jalur yang tidak beraspal, tangga, dan permukaan yang tidak rata, sangat disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman (seperti sepatu kets atau sepatu trekking) serta pakaian yang memudahkan pergerakan.
Fotografi pemandangan umumnya diperbolehkan, namun harap perhatikan aturan khusus di dalam gedung pameran atau area tertentu. Ikuti instruksi petugas setempat.
Karena merupakan situs sejarah di alam terbuka, terdapat banyak jalan tidak beraspal dan tangga. Akses untuk pengguna kursi roda sangat terbatas di banyak area.
Demi menjaga kelestarian situs sejarah dan lingkungan alam, harap bawa pulang sampah Anda dan jangan merusak struktur atau dinding batu yang ada.