
Panduan
Ben no Ie adalah sebuah bangunan bergaya Barat bersejarah yang terletak di area Kitano, Kota Kobe, Prefektur Hyogo, yang dibangun pada akhir era Meiji (1902). Dahulu dikenal sebagai 'Bekas Kediaman Ferre', bangunan ini dulunya merupakan rumah tinggal bagi bangsawan Inggris, Ben Allison. Saat ini, tempat ini dibuka untuk umum sebagai ruang yang menyerupai 'museum aneh' yang memamerkan koleksi awetan hewan langka dari berbagai belahan dunia, kaca patri yang indah, serta berbagai karya seni unik. Bangunan ini juga ditetapkan sebagai bangunan tradisional penting di Kota Kobe (No. 9), menjadikannya fasilitas yang sangat unik di mana Anda dapat menikmati keindahan arsitektur sejarah sekaligus koleksi yang tidak biasa secara bersamaan.
Bangunan ini awalnya dibangun pada tahun 1902 (tahun ke-35 era Meiji) sebagai gedung perdagangan di distrik lama Kobe, sebelum akhirnya dipindahkan ke lokasi Kitano saat ini. Dinding luarnya menggunakan teknik 'shitamita-bari' (papan kayu horizontal) yang merupakan ciri khas bangunan Ijinkan di Kobe, dengan tambahan lapisan mortar di atasnya. Selain itu, tembok bata merah di sekelilingnya menggunakan material yang didatangkan langsung dari Jerman pada masanya. Karena nilai sejarahnya yang tinggi, bangunan ini dilindungi sebagai aset budaya Kota Kobe. Sejarahnya sebagai kediaman bangsawan Inggris, Ben Allison, memberikan gambaran nyata tentang bagaimana budaya Barat mulai berakar dan menyatu dengan modernisasi Jepang di masa lampau.
Di dalam gedung, Anda akan menemukan banyak koleksi awetan hewan yang kini dianggap sangat berharga secara akademis karena sulit untuk diekspor-impor. Koleksi yang paling mencolok adalah taring narwhal sepanjang 2,5 meter dan beruang kutub raksasa setinggi lebih dari 2 meter yang akan membuat pengunjung terpukau. Selain itu, Anda dapat melihat lebih dekat hewan-hewan dari berbagai belahan dunia seperti bison Amerika, rusa besar (moose), dan lynx. Pengalaman visual lainnya meliputi kaca patri dengan desain motif hewan yang unik, karya seni eksentrik yang menghiasi dinding, serta koleksi 'kabinet aneh' yang akan memanjakan mata Anda.
Ben no Ie menawarkan suasana yang berbeda tergantung pada musim dan waktu kunjungan. Perlu dicatat bahwa jam operasional dapat berubah: hingga pukul 18:00 pada musim panas dan hingga pukul 17:00 pada musim dingin, jadi disarankan untuk memeriksa kembali sebelum datang. Saat siang hari, cahaya yang menembus kaca patri akan menyinari koleksi di dalam ruangan, menciptakan suasana yang magis. Di sore hari, keheningan yang menyelimuti bangunan bersejarah ini akan menambah kesan misterius pada koleksi unik yang dipamerkan, memberikan pengalaman yang sangat berkesan.
Kunjungan ke sini bukan sekadar melihat arsitektur, melainkan sebuah petualangan visual. Anda dapat melakukan 'eksplorasi' dengan mengamati detail dari setiap spesimen dan awetan hewan yang dipamerkan. Beberapa koleksi bahkan memberikan kesan seperti melihat fenomena 'UMA' (makhluk misterius), yang akan memicu rasa ingin tahu Anda. Jangan lupa mampir ke toko suvenir 'Strong Anchor' untuk mencari oleh-oleh unik, seperti berbagai pernak-pernik bertema burung hantu yang sangat menarik.
Kawasan Kitano di Kobe, tempat Ben no Ie berada, dikelilingi oleh banyak bangunan 'Ijinkan' (rumah bergaya Barat) lainnya yang menawan. Beberapa tempat yang bisa dikunjungi dengan berjalan kaki antara lain Bekas Kediaman Drewell (Hall of Rhine), Bekas Kediaman Fudaseck (British House), dan Bekas Kediaman Hilton. Menjelajahi bangunan-bangunan bersejarah ini akan memperdalam pemahaman Anda tentang sejarah dan budaya kawasan Kitano. Selain itu, area ini juga memiliki banyak kafe estetik dan pemandangan jalanan yang indah untuk berjalan santai.