
Panduan
Museum of Bato Hiroshige adalah museum kota yang terletak di Nakagawa, Distrik Nasu, Prefektur Tochigi. Museum ini memamerkan koleksi seni Jepang yang sangat berharga, dengan fokus utama pada lukisan tangan asli (nikuhitsu-ga) dan cetakan ukiyo-e karya Utagawa Hiroshige. Dari sisi arsitektur, bangunan ini dirancang oleh arsitek ternama dunia, Kengo Kuma, yang menggunakan kayu Sugi Yamizo dari daerah setempat untuk menciptakan harmoni dengan lanskap sekitar. Keindahan museum ini tidak hanya terletak pada kualitas karya yang dipamerkan, tetapi juga pada bangunannya sendiri yang merupakan sebuah karya seni, memberikan pengalaman apresiasi yang tenang bagi setiap pengunjung.
Inti dari koleksi museum ini adalah "Koleksi Aoki" yang dikumpulkan oleh Toshiro Aoki. Toshiro Aoki secara tekun mengumpulkan berbagai karya seperti lukisan tangan asli dan cetakan Uki_yo-e karya Utagawa Hiroshige, tulisan kaligrafi dari Sofu Tokutomi, hingga kerajinan tangan dan buku langka dari era Taisho hingga Showa. Koleksi ini kemudian disumbangkan kepada kota Nakagawa, yang menjadi dasar pembukaan museum pada tahun 2000. Nama "Hiroshige" pada museum ini diambil dari nama seniman legendaris Utagawa Hiroshige, yang merupakan elemen sentral dalam koleksi tersebut. Jumlah lukisan tangan asli milik Hiroshige di sini sangat banyak dibandingkan museum lain di Jepang, menjadikannya koleksi yang sangat langka dan bernilai tinggi.

Konten pameran yang paling utama adalah lukisan tangan asli dan cetakan ukiyo-e karya Utagawa Hiroshige. Koleksi ini sangat lengkap, termasuk belasan lukisan tangan asli seperti karya "Tendo Hiroshige", yang menjadikannya salah satu yang terbaik di Jepang. Selain itu, terdapat sekitar 4.500 koleksi lainnya, termasuk karya dari Kiyochika Kobayashi, Seiyu Kawamura, dan Sofu Tokutomi, yang menyampaikan keindahan Jepang lintas zaman. Desain ruang pameran yang memadukan material alami dengan keindahan arsitektur menciptakan lingkungan apresiasi yang menyatu antara karya seni dan ruang.
Museum buka dari pukul 09:30 hingga 17:00. Kami menyarankan Anda berkunjung pada siang hari untuk merasakan harmoni antara cahaya alami dan desain arsitektur bangunan. Tema pameran dapat berubah sesuai musim, dengan pameran khusus yang diadakan beberapa kali dalam setahun. Harap dicatat bahwa batas waktu masuk terakhir adalah pukul 16:30, jadi pastikan Anda mengatur jadwal dengan baik. Karena adanya penutupan sementara untuk pergantian koleksi, disarankan untuk memeriksa situs resmi sebelum berkunjung.

Di sini, Anda dapat memahami seni visual tradisional Jepang secara lebih mendalam melalui ekspresi langsung dari lukisan tangan asli (nikuhitsu-ga). Merasakan langsung detail sapuan kuas dan kehalusan warna yang tidak bisa didapatkan hanya dari cetakan kayu akan memberikan wawasan budaya yang luar-lain. Selain itu, bagi pecinta arsitektur, struktur bangunan yang unik memberikan nilai pengalaman tersendiri untuk dinikmati.
Di sekitar museum, terdapat beberapa kedai soba dan restoran Barat yang menawarkan suasana tenang untuk menikmati makanan. Selain itu, terdapat kafe yang menyatu dengan museum (hari operasional tidak tetap) di mana Anda dapat bersantai setelah menikmati pameran. Anda dapat menikmati jalan-jalan budaya sambil merasakan alam kota Nakagawa yang asri.
Untuk menjaga keamanan koleksi dan ketenangan lingkungan, pengunjung diharapkan mematuati aturan berikut: