
Panduan
Awa Kokubunji (Yakuou-san Konnai-in Kokubunji) adalah tempat suci ke-15 dalam rute ziarah 88 kuil di Shikoku, yang terletak di Prefektur Tokushima. Kuil ini memiliki nilai budaya yang sangat tinggi karena memadukan arsitektur bersejarah dengan taman lumut yang indah. Aula utamanya yang merupakan Warisan Budaya Penting Nasional dan desain taman yang presisi akan membawa pengunjung ke dalam dunia ketenangan yang mendalam. Ini adalah tempat di mana Anda dapat merasakan spiritualitas dan estetika tradisional Jepang yang tetap terjaga meski melewati berbagai tantangan zaman.
Sejarah kuil ini bermula dari tahun 741 (era Tenpyo). Konon didirikan oleh pendeta Gyoki, dan kemudian sejarahnya berubah menjadi sekte Shingon On behalf dari Kobo Daishi (Kukai). Namun, sejarahnya tidak selalu tenang; kuil ini berkali-kali mengalami kehancuran akibat perang, termasuk Pemberontakan Fujiwara no Sumitomo, Perang Genpei, hingga api peperangan dari Chosokabe Motochika. Struktur yang ada saat ini dibangun kembali pada tahun 1741 oleh pejabat domain Awa. Setiap sudut kompleks kuil ini menyimpan jejak sejarah panjang yang telah dijaga dengan penuh dedikasi selama berabad-abad.

Daya tarik terbesar Awa Kokubunji adalah 'Hondo' (Aula Utama) yang merupakan Warisan Budaya Penting Nasional, serta taman di sekitarnya. Aula ini memiliki gaya atap tradisional yang elegan dan interior dengan detail kayu berwarna merah yang mencerminkan ciri khas era Muromachi. Selain itu, gerbang Nio yang berstruktur dua tingkat memberikan kesan megah yang telah berdiri selama lebih dari 1.250 tahun.
Taman di sini terdiri dari taman kolam kering dan taman Karesansui (taman batu) dengan susunan batu yang artistik. Taman ini dikenal sebagai salah satu lanskap terbaik di Jepang dengan hamparan lumut hijau yang subur, sehingga dijuluki sebagai 'Kuil Lumut Tosa'. Di dalam area kuil, Anda juga dapat menemukan prasasti puisi dari keluarga penyair terkenal Takahama Kyoshi, yang menambah nuansa sastra dan estetika pada tempat ini.
Taman dan jalan setapak menuju kuil menawarkan pemandangan alam yang berubah sesuai musim. Pada musim semi, Anda dapat melihat bunga sakura dan peony; musim panas dengan bunga hydrangea; dan musim gugur dengan bunga萩 (hagi). Waktu siang hari sangat disarankan untuk melihat detail arsitektur dan warna-warni taman dengan jelas, menjadikannya tempat istirahat yang sempurna bagi para peziarah.

Di sini, Anda dapat merasakan budaya Shikoku Henro secara langsung. Melihat para peziarah yang berdoa dengan khusyuk adalah pemandangan sehari-hari yang menenangkan. Anda juga dapat merenungkan semangat Zen melalui keindahan taman yang menyatu dengan alam. Untuk pengalaman yang lebih mendalam, Anda dapat bertanya kepada petugas di tempat penerimaan stempel kuil (Naisyo).
Di dalam Prefektur Tokushima, terdapat banyak kuil bersejarah lainnya. Sangat disarankan untuk mengunjungi Awa Kokubunji bersamaan dengan rute ziarah lainnya di sekitar Kota Tokushima untuk memahami budaya Shikoku Henro secara lebih menyeluruh.
Disarankan mengenakan pakaian yang sopan dan nyaman untuk beribadah. Karena area kuil memiliki banyak struktur bersejarah dan taman, gunakanlah sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki. Siapkan uang tunai untuk biaya masuk atau pembelian stempel kuil (Goshuin). Harap menjaga ketenangan dan menjaga kelestarian bangunan serta tanaman di area kuil. Mohon patuhi instruksi setempat mengenai area yang dilarang untuk pengambilan foto.