
Panduan
Tambang Ashio terletak di distrik Ashio, Kota Nikko, Prefektur Tochigi, dan memainkan peran yang sangat krusial dalam sejarah industri modern Jepang. Dikatakan ditemukan pada tahun 1550 (era Tenbun), tambang ini menjadi pusat produksi tembaga untuk bahan bangunan penting seperti di Nikko Toshogu pada masa Edo, hingga mencapai puncak kejayaan yang disebut sebagai 'Ashio Senken'. Meskipun telah ditutup pada tahun 1973, situs ini kini ditetapkan sebagai situs sejarah nasional yang menceritakan dua sisi sejarah: kemajuan modernisasi Jepang dan tantangan sosial yang menyertainya (seperti Insiden Polusi Tambang Ashio).
Sejarah Tambang Ashio dimulai dari pengelolaan langsung oleh Keshogunan selama era Edo. Tembaga yang dihasilkan merupakan sumber daya vital untuk pembuatan koin mata uang Kanyei Tsuho, yang mendukung ekonomi Jepang. Memasuki era Meiji, tambang ini dikelola oleh Furukawa Mining Co., Ltd., yang memperkenalkan teknologi penambbangan modern. Meskipun berkontribusi besar pada perkembangan industri, lokasi ini juga dikenal sebagai pusat dari 'Insiden Polusi Tambsio', salah satu masalah polusi lingkungan pertama di Jepang. Hal ini menjadikan Ashio sebagai tempat yang menyimpan memori tentang kemajuan industri sekaligus dampak lingkungan.

Daya tarik utamanya adalah pengalaman 'Wisata Tambang Ashio' yang memungkinkan Anda merasakan suasana penambangan secara langsung. Anda dapat menaiki kereta tambang (trokko) dari mulut terowongan untuk merasakan sensasi berada di dalam jalur penambangan yang asli. Selain itu, melalui 'Museum Peringatan Tambang Ashio', Anda dapat mempelajari sejarah grup Furukawa melalui bangunan yang telah direstorasi. Tersedia juga berbagai database foto dan dokumen sejarah yang kaya untuk memahami transisi industri secara mendalam.
Karena terletak di lingkungan yang kaya akan alam, Anda dapat menikmati pemandangan indah di setiap musim. Musim semi (Maret-Mele) dan musim gugur (Oktober-November) adalah waktu terbaik untuk berkunjung karena warna alam di sekitar pegunungan sangat memukau. Meskipun aktivitas penjelajahan terowongan biasanya dilakukan pada siang hari, mengunjungi reruntuhan bangunan bersejarah pada waktu yang lebih tenang akan memberikan suasana yang lebih mendalam. Perlu dicatat bahwa suhu di dalam terowongan cenderung stabil, sehingga tetap nyaman dikunjungi kapan saja.

Pengalaman paling ikonik adalah tur edukasi menggunakan kereta tambang di dalam terowongan. Ini adalah cara unik untuk merasakan atmosfer lokasi penambangan yang nyata. Selain itu, mengunjungi museum-museum di sekitar area ini memberikan kesempatan untuk belajar tentang sejarah modernisasi Jepang secara lebih luas, bukan sekadar wisata biasa. Menelusuri situs-situs bersejarah ini akan memberikan pemahaman mendalam mengenai proses perkembangan industri di Jepang.
Di sekitar Tambang Ashio, terdapat berbagai fasilitas untuk memahami konteks sejarah, termasuk museum yang berfokus pada sejarah dampak lingkungan. Perjalanan menggunakan Watarase Keikoku Railway juga merupakan bagian dari pengalaman wisata yang menarik, karena jalur kereta ini mencerminkan sejarah transportasi industri di masa lalu. Alam di sekitar area ini juga sangat asri, memungkinkan Anda untuk menjelajahi lembah dan pegunungan di sekitarnya.
Pembayaran di fasilitas umumnya menggunakan uang tunai. Pastikan Anda menyiapkan Yen Jepang (JPY) untuk keperluan di lokasi.
Meskipun terdapat papan informasi dan pameran yang menjelaskan latar belakang sejarah, dukungan bahasa Inggris secara penuh mungkin terbatas. Disarankan untuk memeriksa informasi terbaru sebelum berkunjung.
Untuk aktivitas tertentu seperti tur terowongan, Anda mungkin memerlukan reservasi terlebih di muka. Sangat disarankan untuk mengecek situs resmi guna memastikan ketersediaan.
Karena kondisi di dalam terowongan mungkin tidak rata dan suhu bisa berubah, sangat disarankan mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan (sepatu olahraga/mendaki). Siapkan juga pakaian hangat atau pelindung matahari sesuai musim.
Terdapat aturan mengenai area yang dilarang mengambil foto, terutama di dalam terowongan atau area pameran tertentu. Harap ikuti instruksi petugas di lokasi.
Beberapa bagian di dalam terowongan dan situs sejarah memiliki permukaan yang tidak rata atau kemiringan, sehingga akses untuk kursi roda mungkin terbatas. Mohon periksa kondisi fasilitas sebelum berkunjung.