
Panduan
Anraku-ji adalah kuil aliran Soto yang terletak di area Onsen Bessho, Kota Ueda, Prefektur Nagano. Daya tarik utama dari kuil ini adalah "Hakkaku Sanju-no-to" (Menara Pagoda Oktagonal Tiga Tingkat) yang telah ditetapkan sebagai Harta Nasional Jepang. Dikenal sebagai salah satu kuil Zen tertua di Shinshu, tempat ini telah menjaga iman dan sejarah kawasan ini selama bertahun-tahun. Di dalam kompleks kuil, terdapat berbagai bangunan yang memancarkan nuansa sejarah seperti aula utama (Hondo), Kuri (asrama pendeta), Zazen-do (aula meditasi), dan Kyozō (perpustakaan sutra), yang semuanya merupakan mahakarya arsitektur kuil tradisional Jepang.
Sejarah Anraku-ji dipercaya bermula sejak era Tenpyo (729-749) atau era Heian. Namun, keberadaannya secara historis lebih jelas terdokumentasi sejak masa pendiri Shoko Kuisen yang menetap di wilayah ini pada zaman Kamakura. Shoko Kuisen adalah seorang biksu dari Shinano yang kembali ke Jepang setelah belajar di Dinasti Song, Tiongkok. Selain itu, biksu generasi kedua, Kogyu Keijin, juga merupakan tokoh yang datang dari Tiongkok. Meskipun sempat berkembang pesat di bawah perlindungan klan Hojo dari Shioda pada zaman Kamakura, kuil ini sempat mengalami masa kemunduran setelah era Muromachi. Namun, kuil ini berhasil dipulihkan sekitar tahun 1580 oleh biksu aliran Soto, Takayama Junkyo, dan hingga saat ini terus meneruskan tradisi sebagai kuil aliran Soto.

Warisan budaya paling ikonik dari Anraku-ji adalah "Hakkaku Sanju-no-to" yang merupakan Harta Nasional. Bentuknya yang unik dan nilai sejarahnya yang mendalam akan memukau setiap pengunjung. Selain itu, terdapat bangunan berharga lainnya seperti "Kyozō" (Perpustakaan Sutra) yang ditetapkan sebagai aset budaya Kota Ueda, serta "Rinzo" di dalamnya. Kuil ini juga menyimpan banyak patung Buddha dan aset budaya yang menceritakan sejarah kuil, seperti patung biksu generasi kedua Keijin dan pendiri Shoko Kuisen, menjadikannya tempat yang sangat bernilai untuk mempelajari seni dan budaya religius Jepang.
Sangat disarankan untuk mengunjungi Anraku-ji pada siang hari saat cahaya matahari terang, agar Anda dapat mengamati detail arsitektur dan taman dengan lebih jelas. Meskipun ekspresi kuil berubah sesuai musim, hari yang cerah sangat disarankan agar bangunan bersejarah terlihat lebih indah. Jika Anda ingin menikmati suasana kuil yang sunyi dan tenang, kunjungan pada pagi hari di hari kerja (weekday) sangat direkomendasikan karena tingkat keramaian yang lebih rendah.

Anraku-ji menyediakan lingkungan yang ideal untuk merasakan budaya Zen. Di dalam kompleks kuil terdapat Zazen-do (aula meditasi) yang berfungsi sebagai tempat untuk memahami praktik spiritual dan budaya Zen di Jepang. Sebagai wisatawan, Anda dapat mengamati secara dekat arsitektur religius tradisional Jepang dan merasakan nilai sejarah yang mendalam melalui fasilitas-fasilitas ini.
Anraku-ji terletak di dalam kawasan Onsen Bessho yang bersejarah. Oleh karena itu, Anda dapat merencanakan perjalanan dengan menggabungkan kunjungan ke kuil dengan berjalan-jalan di sekitar kota onsen atau menikmati relaksasi di pemandian air panas. Area ini merupakan perpaduan antara pemandangan kota tradisional dan budaya onsen, memungkinkan Anda menikmati gaya perjalanan tradisional Jepang yang lengkap.

Saat mengunjungi kuil, diharapkan untuk menjaga sikap hormat. Karena ada kemungkinan Anda harus melepas sepatu saat memasuki bangunan, disarankan untuk memakai sepatu yang mudah dilepas-pasang serta menggunakan kaus kaki yang bersih. Terkait pengambilan foto, harap patuhi papan pengumuman atau instruksi yang ada, terutama di area yang melarang pengambilan foto patung Buddha atau aset budaya tertentu. Karena pembayaran mungkin memerlukan uang tunai, harap siapkan uang tunai sebelumnya agar proses transaksi berjalan lancar.