
Panduan
Kastil Akashi terletak di Kota Akashi, Prefektur Hyogo. Saat ini, area kastil telah dikembangkan menjadi bagian dari Taman Akashi yang menjadi tempat rekreasi bagi warga setempat. Daya tarik utamanya adalah keberadaan menara Tatsumi (Tatsumi-yagura) dan menara Hittsujiru (Hitotsujiru), yang merupakan dua dari hanya 12 menara tiga tingkat yang masih tersisa di seluruh Jepang. Kedua menara ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Penting Nasional. Selain itu, situs kastil ini sendiri telah ditetapkan sebagai situs sejarah nasional dan terpilih sebagai salah satu dari 100 Kastil Terbaik di Jepang.
Kastil Akashi dibangun pada tahun 1619 oleh Ogasawara Tadamasu, penguasa pertama domain Akashi. Pembangunan ini merupakan perintah dari Tokugawa Hidetada, Shogun kedua dari Keshogunan Tokugawa, dengan tujuan untuk mengawasi daimyo (penguasa daerah) di wilayah barat. Berbagai keluarga penguasa silih berganti memimpin domain Akashi, mulai dari keluarga Ogasawara, kemudian keluarga Toda Matsudaira, keluarga Okubo, keluarga Fujii Matsudaira, hingga keluarga Honke, hingga penghapusan sistem domain pada tahun 1871. Selain itu, terdapat pula legenda yang berkaitan dengan pendekar pedang legendaris, Miyamoto Musashi, yang membuat tempat ini menjadi bagian penting dalam sejarah lokal.

Salah satu daya tarik utama Kastil Akashi adalah struktur bangunan bersejarah dan dinding batu (ishigaki) yang masih berdiri. Menara Tatsumi dan Hittsujiru, yang memiliki ciri khas dinding putih dan atap genteng hitam, merupakan peninggalan berharga yang menunjukkan teknik arsitektur masa lalu. Di bagian pusat kastil, Anda dapat melihat sisa-sisa benteng utama (Honmaru) dengan dinding batu yang kokoh. Dari ketinggian, Anda dapat menikmati pemandangan kota Akashi dan Jembatan Akashi Kaikyo yang megah, menciptakan harmoni antara lansia dan modernitas. Peta kuno dan pameran sejarah di sekitar area juga menambah kedalaman pemahaman pengunjung mengenai struktur kastil.
Taman Akasi menawarkan wajah yang berbeda di setiap musim. Pada musim semi, taman ini menjadi salah salah satu dari '100 Tempat Sakura Terbaik di Jepang', di mana area ini akan dihiasi oleh warna merah muda bunga sakura yang indah. Pemandangan sakura yang berpadu dengan menara kastil sangat cocok untuk fotografi. Pada musim gugur, Anda dapat menikmati perubahan warna dedaunan yang indah. Meskipun taman dapat dijelajahi selama 24 jam, waktu siang hari adalah waktu terbaik untuk mengamati detail dinding batu dan menara secara jelas. Area sekitar Danau Tsuno juga menawarkan pemandangan air yang menenangkan sesuai perubahan musim.

Di dalam taman, Anda tidak hanya bisa berjalan-jalan sejarah, tetapi juga menikmati alam. Anda dapat mencoba bermain perahu atau memancing di Danau Tsuno. Selain itu, terdapat 'Taman Musashi' yang dikembangkan sebagai penghormatan kepada Miyamoto Musashi, tempat yang tenang untuk bersantai. Menariknya, di dalam taman juga terdapat spot unik seperti 'Yagura Pasangan Terbalik' dan 'Batu Pola Hati' yang berkaitan dengan legenda keberuntungan cinta, memberikan keseruan tersendiri saat Anda menjelajah. Anda bisa menikmati waktu santai sambil mengagumi peninggalan sejarah.
Di sekitar Kastil Akashi, terdapat banyak tempat menarik yang dapat dikunjungi dengan berjalan kaki. Misalnya, di 'Pasar Fish no Tana' dekat Stasiun Akashi, Anda dapat mencicipi kuliner khas seperti Akashi-yaki. Selain itu, dekat dengan lokasi ini terdapat 'Akashi City Astronomical Science Museum' yang berada di garis meridian waktu standar Jepang, tempat Anda bisa belajar tentang astronomi. Menggabungkan kunjungan ke kastil dengan wisata kuliner dan sains akan memberikan pengalaman budaya yang lengkap.

Saat mengunjungi Kastil Akashi dan Taman Akashi, harap perhatikan hal berikut: