Panduan
Festival Kiriko Utsutsu adalah perayaan laut yang sangat dinamis dan penuh semangat yang diwariskan di Utsutsu, Noto, Prefektur Ishikawa. Asal-usul festival ini bermula pada era Kanbun (1661–1672) untuk menenangkan wabah penyakit. Legenda menyebutkan bahwa seekor lebah biru yang berubah menjadi roh suci telah menyelamatkan orang-orang dari penyakit, yang kemudian berkembang menjadi perayaan megah dengan mengarak Kiriko ke Kuil Yasaka.
Pemandangan paling spektakuler adalah deretan sekitar 50 buah lentera raksasa (Hoto) setinggi 7 meter yang menyusuri jalanan kota di malam hari. Cahaya dari lampion-lampion ini menciptakan suasana magis yang luar biasa. Puncaknya, dua buah tandu (Mikoshi) akan dilemparkan ke dalam laut, sungai, dan kobaran api yang membara. Ini adalah pengalaman penuh energi yang memadukan kekuatan alam dan ritual suci yang tak terlupakan.
Festival ini diadakan setiap tahun pada hari Jumat pertama dan hari Sabtu di bulan Juli. Karena urutan acara dapat berubah tergantung pada situasi di lokasi, disarankan untuk memantau kondisi terkini saat hari pelaksanaan.
Acara berlangsung di sekitar wilayah Utsutsu, Noto. Titik utama perayaan adalah di sepanjang jalan kota Utsutsu dan area sekitar Kuil Yasaka. Karena skala acara yang besar, harap perhatikan pengaturan lalu lintas dan informasi jalan di sekitar lokasi.
Festival ini memiliki nuansa ritual suci yang sangat kental dan penuh antusiasme. Momen saat tandu dilemparkan ke api dan air adalah saat yang paling mendebarkan bagi penonton. Memahami latar belakang sejarahnya akan membuat Anda merasakan kedalaman spiritualitas festival ini.
Karena acara diadakan di luar ruangan pada malam hari, disarankan mengenakan pakaian yang nyaman untuk bergerak dan mudah terlihat. Harap patuhi aturan setempat demi kelancaran ritual tradisional ini.