
Panduan
Ritual Tahunan Musim Gugur (Shuki Reitaisai)
7 mnt bacaRingkasan Acara
Shuki Reitaisai adalah salah satu ritual tahunan paling penting yang diselenggarakan di Kuil Tamura, sebuah kuil utama di wilayah Sanuki yang terletak di Kota Takamatsu, Prefektur Kagawa. Kuil Tamura memiliki sejarah yang sangat panjang, konon didirikan pada tahun 709 Masehi, dan telah lama dihormati sebagai tempat pemujaan 'Teisui Daimyojin'. Ritual ini merupakan momen sakral untuk menyampaikan rasa syukur dan doa kepada para dewa melalui upacara yang khidmat.
Daya Tarik Utama
Puncak dari festival ini adalah ritual 'Okacho-age no Shinji' yang dilakukan pada musim gugur. Ritual ini merupakan pasangan dari ritual musim semi 'Okacho-kudari no Shinji', sebuah upacara unik di mana ritual dilakukan dengan mengangkat kelambu (kaya) di atas sumur suci yang terletak di bawah bangunan dalam (okudono). Area dalam Kuil Tamura merupakan pusat kepercayaan dewa air sejak zaman dahulu, dan terdapat legenda bahwa dewa naga bersemayam di kedalaman sumur tersebut. Menyaksikan ritual ini dalam suasana yang tenang akan memberikan Anda kesempatan langka untuk merasakan kedalaman budaya spiritual tradisional Jepang yang tidak bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
Jadwal
Shuki Reitaisai biasanya diadakan pada bulan Oktober setiap tahunnya. Untuk tanggal pastinya, harap periksa informasi terbaru melalui situs resmi atau pengumuman di lokasi. Jadwal ritual akan berjalan sesuai dengan urutan upacara yang telah ditetapkan secara sakral.
Lokasi dan Akses
Acara bertempat di Kuil Tamura yang berlokasi di Ichinomiya-cho, Kota Takamatsu, Prefektur Kagawa.
- *Akses Kereta**: Sekitar 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Ichinomiya di Jalur Kotohira Denki Tetsudo Kotohira.
- *Akses Mobil**: Sekitar 10 menit melalui Jalur Prefektur Kagawa No. 12 dari IC Takamatsu-nishi di Jalan Tol Takamatsu. Atau melalui rute menyusuri Jalan Nasional 11 dari IC Takamatsu Danji dan berbelok ke arah selatan di persimpangan Danji.
Tips Berkunjung
Kuil Tamura juga dikenal sebagai salah satu bagian dari Sanuki Shichifukujin (Tujuh Dewa Keberuntungan), dan di area kuil terdapat banyak struktur batu serta peninggalan sejarah yang menarik. Karena ini adalah ritual suci, pengunjung diharapkan untuk menjaga ketenangan dan menghormati lingkungan sekitar. Selain itu, karena daerah sekitar kuil kaya akan sumber mata air, Anda dapat menikmati suasana kuil yang menyatu harmonis dengan alam.
Etika dan Perlengkapan
Saat berkunjung ke area kuil, disarankan mengenakan pakaian yang sopan dan tenang agar tidak mengganggu jalannya ritual suci. Pembelian jimat (omamori) atau stempel suci (goshuin) dapat dilakukan di kantor kuil, namun ketersediaannya dapat berubah tergantung jalannya festival. Mengingat adanya situs bersejarah seperti 'Teisui-i' dan benda budaya penting lainnya, harap patuhi instruksi petugas dan jangan memasuki area terlarang. Kami menyarankan Anda untuk memeriksa detail upacara melalui situs resmi sebelum berkunjung.