Lewati ke konten
Festival Setsubun di Kibi Tsu Jinja

Panduan

Festival Setsubun di Kibi Tsu Jinja

5 mnt baca

Ringkasan Acara

Festival Setsubun adalah perayaan tradisional yang diadakan setiap tanggal 3 Februari di Kibi Tsu Jinja, sebuah kuil penting di wilayah Bingo, Prefektur Hiroshima. Setsubun menandai pergantian musim (sehari sebelum hari pertama musim semi), sebuah momen penting untuk mengusir roh jahat dan mengundang keberuntungan. Di Kibi Tsu Jinja, setelah ritual suci, akan diadakan tradisi lempar kacang (mamemaki) oleh orang yang lahir di tahun tersebut untuk memohon kesehatan dan keselamatan setahun penuh.

Daya Tarik Utama

Keunikan utama festival ini adalah 'Hora-fuki Shinji', sebuah ritual unik yang dikenal sebagai salah satu festival paling aneh dan menarik. Setelah ritual suci pada pukul 19:00, para anggota komunitas lokal akan menampilkan pertunjukan 'Hora-fuki' (bercerita lucu/bohong) di lapangan samping kolam suci. Ini adalah acara yang sangat meriah di mana penonton akan dihibur dengan cerita-cerita unik yang telah dipersiapkan selama setahun. Selain itu, Anda juga bisa merasakan energi luar biasa saat ritual lempar kacang yang penuh semangat di mana kacang-kacang berterbangan di udara.

Jadwal Acara

Festival Setsubun diadakan pada tanggal 3 Februari.

  • 19:00~: Ritual Setsubun (Shinji)
  • Setelah Ritual: Tradisi Lempar Kacang (Mamemaki)
  • Dilanjutkan: Ritual Hora-fuki (di lapangan samping kolam suci)

Lokasi dan Akses

Acara bertempat di Kibi Tsu Jinja, kuil bersejarah di wilayah Bingo.

ItemDetail
Nama LokasiKibi Tsu Jinja

Tips Menikmati Acara

Festival ini dimulai dengan suasana sakral, lalu berubah menjadi sangat meriah dengan adanya 'Hora-fuki Shinji'. Saat ritual lempar kacang, banyak orang berkumpul untuk mencari keberuntungan, sehingga Anda bisa merasakan langsung kentalnya budaya tradisional Jepang yang hidup. Ritual 'Hora-fuki' adalah pengalaman budaya yang sangat langka dan hanya bisa ditemukan di kuil ini.

Pakaian dan Etika

Karena diadakan pada awal Februari, pastikan Anda mengenakan pakaian hangat yang sangat tebal. Suhu udara bisa sangat dingin hingga napas para pendeta terlihat putih saat ritual berlangsung. Kami menyarankan mengenakan pakaian yang nyaman untuk bergerak saat mengikuti kemeriahan ritual lempar kacang atau acara Hora-fuki. Silakan cek informasi terbaru melalui situs resmi terkait detail lainnya.