
Panduan
Onzosai
5 mnt bacaRingkasan Acara
Onzosai adalah upacara penting di Atsuta Jingu, Prefektur Aichi, untuk mempersembahkan pakaian suci (pakaian dewa) kepada Atsuta Okami. Ritual ini telah diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk penghormatan dengan mempersembahkan kain indah kepada dewa sebelum perayaan tahunan utama.
Daya Tarik Utama
Bagian paling spektakuler dari festival ini adalah prosesi megah menuju Hongu (kuil utama). Dipimpin oleh bendera besar 'Daiichi Goyō', sekitar 300 orang yang terdiri dari petugas persembahan, anggota asosiasi, dan anak-anak terpilih akan berjalan dari gerbang timur melewati Torii ketiga menuju kuil utama. Suasana yang sangat khidmat ini memberikan kesempatan langka untuk merasakan keindahan ritual Shinto yang autentik.
Dalam prosesi ini, kain sutra 'Nigitae' dan kain linen 'Aratae' yang ditenun di kuil Shofuku Shokiden dan Shinmasuzukiden akan dipersembahkan kepada dewa. Melihat para peserta yang mengenakan pakaian tradisional melakukan ritual di tengah suasana sakral akan memberikan kesan mendalam bagi setiap pengunjung.
Jadwal Acara
Onzosai dilaksanakan sebagai ritual persembahan pakaian kepada Atsuta Okami. Prosesi akan berjalan menuju Hongu, diikuti dengan pembacaan doa oleh pendeta, lalu persembahan kain Nigitae dan Aratae. Harap periksa situs resmi untuk detail tanggal pelaksanaan terbaru.
Lokasi dan Akses
Lokasi utama adalah Hongu (Kuil Utama) Atsuta Jingu.
| Item | Detail |
|---|---|
| Nama Lokasi | Atsuta Jingu Hongu |
Tips Kunjungan
Onzosai adalah ritual suci yang melambangkan sejarah panjang Atsuta Jingu. Disarankan untuk mencari posisi yang nyaman untuk menyaksikan prosesi agar dapat merasakan suasana sakral secara maksimal. Karena skala prosesi yang besar, harap siapkan waktu lebih dan antisipasi keramaian di sekitar area.
Etika dan Perlengkapan
Karena ini adalah ritual keagamaan yang sakral, harap menjaga ketenangan dan menunjukkan rasa hormat. Untuk informasi mengenai kebutuhan reservasi atau perlengkapan khusus, silakan cek situs resmi sebelum berkunjung.