Panduan
Festival Juyoya adalah ritual tradisional yang terus dijaga oleh masyarakat lokal di Kuil Hachiman, Kota Hyuga, Prefektur Miyazaki. Festival ini bertujuan untuk memanjatkan doa syukur atas hasil panen yang melimpah. Secara historis, tradisi ini bermula dari pendirian Kuil Hachiman oleh tokoh-tokoh yang terlibat dalam penaklukan klan Heike pada era Genryaku (1184–1185). Dahulu, festival ini juga dikenal sebagai 'Festival Payung' atau 'Festival Geta' karena aktivitas perdagangan payung dan sandal kayu pada musim libur tani. Sebagai salah satu dari tiga festival besar di utara Miyazaki, acara ini memiliki nilai budaya yang sangat mendalam.
Salah satu daya tarik utama adalah pemandangan indah para penari yang mengenakan topi caping (kasa) sambil menarikan 'Juyoya Ondo' yang ritmis di sepanjang jalan. Selain itu, parade tandu suci (mikoshi) yang melewati area pertokoan akan menghadirkan suasana yang sangat meriah dan penuh semangat. Berdasarkan legenda lokal, terdapat pula ritual suci di pulau kecil (Hozoraga-jima) yang berkaitan dengan kisah penyelamatan oleh naga saat masa perang. Di sepanjang jalan, Anda juga dapat melihat dekorasi khas 'Mitate-zaiku' yang menambah estetika festival. Menonton parade mikoshi yang melintasi jalanan kota adalah cara terbaik untuk merasakan ikatan komunitas yang kuat.
Festival Juyoya diadakan setiap tahun pada hari Senin kedua di bulan Oktober. Meskipun detail tanggal dapat sedikit bervariasi setiap tahunnya, ritual utama selalu dilaksanakan pada periode ini. Prosesi dimulai dengan ritual suci di Kuil Hachiman, diikuti dengan parade mikoshi (Omiyuki) yang mengunjungi berbagai area lokal. Tradisi ini biasanya melibatkan perjalanan dari Kuil Hachiman menuju Kofuku Jinja melalui jalur yang telah ditetapkan.
Acara berpusat di Kuil Hachiman yang terletak di Tomitaka, Kota Hyuga, Prefektur Miyazaki. Parade utama dan keramaian pedagang kaki lima (yatai) berlangsung di sekitar area kuil dan sepanjang jalan utama pertokoan. Kami menyarankan Anda untuk memeriksa informasi transportasi lokal terlebih dahulu agar perjalanan lebih lancar.
Untuk mendapatkan posisi terbaik, disarankan untuk berada di pinggir jalan pertokoan saat parade mikoshi melintas. Anda bisa menikmati berbagai jajanan dari pedagang kaki lima sambil merasakan atmosfer lokal yang hangat. Memahami sedikit sejarah lokal, seperti legenda naga atau sejarah klan Heike, akan membuat pengalaman menonton Anda menjadi jauh lebih bermakna.
Karena acara diadakan di luar ruangan, sangat disarankan mengenakan pakaian yang nyaman dan sepatu yang mudah digunakan untuk berjalan. Karena beberapa ritual dilakukan pada malam hari, pastikan Anda siap dengan kondisi pencahayaan di sekitar. Harap perhatikan bahwa detail aturan operasional atau metode pembayaran di lokasi dapat berubah sesuai kebijakan penyelenggara setempat.