Panduan
Acara ini adalah ritual tradisional yang diadakan di Hōjōtsu Hachiman-gu (Imizu, Prefektur Toyama) bertepatan dengan festival tahunan musim gugur. Festival ini menyatukan dua tradisi penting, yaitu 'Hikayma' (perahu hias) dan 'Tsukiyama' (altar suci). Budaya ini berkembang di kota pelabuhan sepanjang pesisir Toyama sejak akhir era Edo dan merupakan warisan budaya penting untuk memahami sejarah perayaan di Jepang. Terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda, acara ini merupakan perayaan sakral yang menjaga sejarah lokal tetap hidup.
Daya tarik utama festival ini adalah perubahan visual 'Yama' (perahu hias) sesuai waktu. Pada 1 Oktober, 13 unit Hikiyama yang megah akan berkeliling kota. Di siang hari, mereka tampil sebagai 'Hanagasa-yama' yang ceria, dan di malam hari berubah menjadi 'Chochin-yama' yang magis dengan ribuan lampion yang menerangi jalanan. Selain itu, ritual 'Tsukiyama' yang langka juga sangat istimewa. Prosesi penyambutan roh suci dari laut pada sore hari tanggal 30 September menciptakan suasana yang sangat sakral dan mistis. Melihat deretan perahu hias dengan ukiran detail yang melintasi jalanan kota adalah pengalaman yang luar biasa.
Ritual ini berlangsung selama 3 hari:
Lokasi utama adalah di sekitar Hōjōtsu Hachiman-gu, Imizu, Prefektur Toyama.
| Item | Keterangan |
|---|---|
| Nama Lokasi | Hōjōtsu Hachiman-gu |
Suasana festival berubah drastis antara siang dan malam. Menikmati dekorasi cerah di siang hari sangat menyenangkan, namun pemandangan lampion di malam hari adalah puncak dari festival ini. Memahami latar belakang sejarah akan membuat pengalaman Anda jauh lebih mendalam.
Karena acara berlangsung di luar ruangan dalam waktu lama, disarankan mengenakan pakaian yang nyaman. Saat menikmati parade lampion di malam hari, pastikan menggunakan sepatu yang nyaman karena kondisi jalan mungkin gelap.