
Panduan
Koyama-dera (Futoshi Kannon), yang terletak di Sakuragawa, Prefektur Ibaraki, telah menjadi tempat pelaksanaan doa selama bertahun-tahun sejak didirikan pada tahun 735. Acara ini adalah ritual doa menggunakan Goma (api) yang ditujukan kepada dewa utama, Bodhisattva Ekadasamukha Avalokitesvara. Goma adalah salah satu ritual Buddha di mana api digunakan untuk membakar nafsu duniawi dan mewujudkan keinginan. Koyama-dera memiliki sejarah panjang yang konon didirikan oleh pendeta Gyoki atas perintah Kaisar Shozen, dan bangunan seperti aula utama, pagoda tiga tingkat, serta gerbang Nio-mon telah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional dan prefektur. Dalam acara ini, doa untuk perlindungan dari kemalangan, keselamatan, dan doa lainnya dilakukan di depan dewa utama atau dengan menyalakan api Goma.
Ciri khas utama dari acara ini adalah ritual "Goma" yang menggunakan api. Melihat bagaimana doa dipanjatkan melalui kobaran api memberikan kesempatan langka untuk mengamati langsung bentuk ritual Buddha tradisional Jepang. Selain itu, Bodhisattva Ekadasamukha Avalokitesvara memiliki 11 wajah yang melambangkan pengawasan ke segala arah untuk menyelamatkan umat manusia. Anda dapat merasakan kedalaman spiritual Jepang dalam suasana khusyuk di aula utama yang merupakan situs budaya. Di antara berbagai acara musiman, ritual Goma yang menggunakan api memberikan kesan visual yang sangat kuat dan mendalam.
Jadwal pelaksanaan acara adalah sebagai berikut:
Lokasi acara adalah Koyama-dera (Futoshi Kannon) di Sakuragawa, Prefektur Ibaraki.
Di Koyama-dera, Anda tidak hanya bisa berwisata, tetapi juga mempelajari bentuk doa tradisional Jepang melalui Zazen (meditasi duduk), Shakyo (menulis sutra), dan ritual Goma. Doa Goma dilakukan untuk berbagai tujuan seperti perlindungan dari nasib buruk, keselamatan berkendara, dan kesehatan keluarga. Mengikuti ritual tradisional ini akan memperdalam pemahaman Anda tentang budaya Jepang. Meskipun acara ini bersifat terbuka untuk umum, disarankan untuk menghubungi pihak kuil melalui telepon terlebih dahulu untuk mengetahui alur ritual yang lebih detail.
Untuk partisipasi dalam ritual, pemberian persembahan (Ofuda/Donasi), atau sumbangan, pembayaran umumnya harus menggunakan uang tunai (Cash). Silakan konfirmasi terlebih dahulu jika Anda ingin menggunakan kartu kredit atau pembayaran elektronik.
Tidak disebutkan adanya penjelasan ahli atau penerjemah dalam bahasa Inggris yang tersedia secara tetap. Disarankan untuk memeriksa materi atau informasi terkait sebelum kedatangan untuk memahami makna ritual.
Tidak ada keterangan mengenai kewajiban reservasi di situs resmi. Jika Anda ingin mengikuti ritual khusus seperti Goma, harap hubungi nomor telepon 0296-75-4440 terlebih dahulu.
Kuil adalah tempat ibadah. Harap tetap tenang dan jangan mengganggu pengunjung lain atau jalannya ritual. Selain itu, dilarang memasuki area atau bangunan bersejarah yang telah ditetapkan sebagai situs budaya kecuali di tempat yang diizinkan.