Lewati ke konten
Festival Somin di Kuil Kuroseki

Panduan

Festival Somin di Kuil Kuroseki

6 mnt baca

Ringkasan Acara

Festival Somin di Kuil Kuroseki adalah ritual tradisional dengan sejarah lebih dari 1.000 tahun di Kuil Kuroseki, Kota Oshu, Prefektur Iwate. Dikenal sebagai salah satu dari tiga festival paling unik di Jepang, acara ini juga ditetapkan sebagai warisan budaya rakyat. Ritual ini dilakukan sepanjang malam sebagai bentuk doa untuk mengusir bala dan memohon panen yang melimpah melalui parade api yang gagah berani.

Daya Tarik Utama

Sorotan utama adalah cahaya obor (taimaki) yang menerangi kegelapan malam, diikuti oleh klimaks berupa 'Perebutan Kantong Somin'. Sekitar pukul 23:30, para pria yang mengenakan pakaian tradisional (fundoshi) akan melakukan parade obor yang sangat dinamis. Setelah itu, setelah ritual penyebaran kue oleh Oniko (anak laki-laki usia 7 tahun) di aula utama, akan terjadi perebutan sengit kantong Somin yang telah disobek. Orang yang berhasil memegang bagian dekat leher kantong tersebut akan menjadi 'Torinushi', yang dipercaya menentukan keberuntungan panen tahun itu.

Jadwal Acara

Festival berlangsung dari malam tanggal 7 Januari hingga dini hari tanggal 8 Januari.

  • 22:00: Lonceng kuil berbunyi, menandakan dimulainya festival
  • 23:30: Parade obor oleh para pria (Shitauki Nobori)
  • 02:00: Ritual penyebaran kue oleh Oniko di aula utama
  • 05:00: Pembukaan kantong Somin dan perebutan sengit

Lokasi dan Akses

Lokasi acara adalah Kuil Kuroseki di Oshu, Prefektur Iwate.

  • *Transportasi**: Sekitar 15 menit dengan taksi dari Stasiun JR Mizusawa-Esashi. Bus tambahan mungkin beroperasi dari Stasiun Mizusawa atau Mizusawa-Esashi.
  • *Kendaraan**: Sekitar 10 km dari IC Oshu di Tohoku Expressway.
  • *Parkir**: Tersedia area parkir sementara di depan gerbang Kuroseki dan depan Toko-an.

Catatan Partisipasi

Ini adalah ritual keagamaan yang sakral, bukan sekadar hiburan. Pria yang ingin berpartisasi langsung (berebut kantong) wajib menjalani 'Shojin Kessai' (pantangan makan daging, ikan, bawang, dll) sejak satu minggu sebelum acara. Saat ini, penggunaan fundoshi diwajibkan bagi peserta untuk menjaga ketertiban.

Perlengkapan dan Etika

  • *Pakaian**: Suhu sangat dingin di malam musim dingin. Siapkan pakaian hangat yang tebal. Karena kondisi lapangan mungkin berlumpur atau bersalju, gunakan sepatu yang kuat dan tidak keberatan jika kotor.
  • *Aturan**: Jika ingin berpartisipasi langsung, harap melapor sebelumnya dan menjaga pantangan makanan.
  • *Etika**: Mohon menjaga ketenangan dan rasa hormat karena ini adalah ritual keagamaan yang suci.