
Panduan
Korei Taisai adalah ritual paling penting yang diselenggarakan secara turun-temurun di Taga Taisha, Prefektur Shiga. Karena melibatkan banyak kuda, festival ini juga populer dengan sebutan "Uma Matsuri" (Festival Kuda). Sejarahnya sangat panjang dan terhormat, bahkan tercatat dalam dokumen dari zaman Kamakura.
Taga Taisha adalah kuil suci yang juga disebutkan dalam 'Kojiki', kitab tertua di Jepang. Kuil ini dipuja sebagai tempat bersemayamnya dewa kehidupan, yang membawa berkah untuk umur panjang, jodoh, serta perlindungan dari kemalangan. Festival ini bukan sekadar acara budaya, melainkan ritual sakral yang menjaga nilai sejarah yang mendalam.
Bagian paling spektakuler adalah "Honwatari", sebuah parade megah yang melibatkan lebih dari 40 kuda dan sekitar 500 peserta, termasuk tokoh penting seperti Bato-nin dan Otsukaiden.
Parade akan bergerak menuju Chogu di daerah Kurisu, lalu menuju area tepi sungai bernama Hindai di hilir Sungai Inugami untuk upacara Gohi-awase. Sekitar pukul 14:00, rombongan akan berkumpul kembali di depan kuil utama untuk upacara khusus "Tomi no Ki Watashi-shiki" di Amago no Uchi-kago Baba, sebelum akhirnya berangkat menuju kuil utama pada pukul 15:30. Melihat orang-orang dengan pakaian tradisional yang indah di tengah derap langkah kuda yang kuat adalah puncak keindahan estetika tradisional Jepang.
Acara utama berlangsung pada tanggal 22 April. Rangkaian ritual dimulai sejak 3 Januari dengan upacara penetapan petugas, diikuti oleh berbagai ritual penyambutan dewa di bulan April seperti O-mikoshi-iri dan O-mikoshi-sai.
Jadwal estimasi pada hari H:
Acara bertempat di Taga Taisha, Prefektur Shiga. Ritual ini dilakukan di area kuil yang luas dan menyatu dengan alam sekitar, menciptakan suasana yang sangat sakral.
| Item | Detail |
|---|---|
| Nama Lokasi | Taga Taisha |
Perlu diingat bahwa Korei Taisai adalah ritual suci, bukan sekadar festival hiburan. Harap menjaga ketenangan saat menyaksikan prosesi. Karena ini adalah "Festival Kuda", sangat disarankan untuk memahami rute parade dan lokasi upacara di tepi sungai agar Anda dapat menikmati pengalaman ini secara maksimal.
Karena ritual dilakukan di luar ruangan, siapkan pakaian yang sesuai dengan musim. Meskipun diadakan pada akhir April, harap siapkan pakaian yang nyaman dan mudah dilepas-pasang untuk menghadapi perubahan suhu atau angin.
Selain itu, karena ini adalah tempat suci, harap perhatikan hal berikut: